ATAPKOTA.COM, MEDAN – Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, memastikan stok bahan pangan pokok di wilayah Sumut dalam kondisi aman. Hal tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Sei Kambing dan Pasar Sukaramai Medan.
“Stok aman semua,” ujar Bobby saat meninjau pedagang di Pasar Sukaramai Medan.
Meski demikian, beberapa komoditas pangan mengalami gangguan distribusi akibat bencana. Untuk itu, Bobby mengungkap pihaknya menyiapkan sejumlah langkah antisipatif.
“Jalur distribusinya terdampak bencana, sehingga akan ada beberapa skema penanganan, baik dari Pemprov, Bank Indonesia, Bulog, maupun bantuan dari pemerintah pusat,” jelas Gubernur.
Bobby juga mencatat adanya kenaikan harga beberapa komoditas pangan, seperti daging ayam dan cabai rawit. Untuk mencegah kenaikan harga lebih lanjut, pihaknya telah menyiapkan strategi bersama Bulog dan Bank Indonesia melalui program gerakan pangan murah di beberapa daerah.
Berdasarkan pantauan di Pasar Sukaramai Medan, harga daging ayam bulat mencapai Rp38.000 per kilogram dan cabai rawit Rp40.000 per kilogram. Sementara cabai merah dan bawang merah masing-masing Rp32.000 per kilogram, serta bawang putih Rp36.000 per kilogram.
Di Pasar Sei Kambing, harga bahan pangan relatif sama. Daging sapi rata-rata dijual Rp125.000 per kilogram, dan ketersediaan pasokan masih normal. “Pasokan masih lancar, harga stabil Rp125.000 per kilogram. Semoga pasokan tetap aman hingga Natal dan Tahun Baru,” kata Edi, pedagang daging sapi di Pasar Sei Kambing.
Selain memantau dua pasar di Medan, Gubernur Bobby Nasution menyatakan pihaknya juga mengumpulkan data harga bahan pangan di 33 kabupaten/kota se-Sumut, termasuk wilayah yang terdampak bencana.
Turut mendampingi Gubernur dalam sidak pasar, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Rudy Hutabarat, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemprov Sumut. (AP)

































