Wali Kota Medan Tegaskan Toleransi dan Keberagaman Jadi Fondasi Kehidupan Warga

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 08:29 WIB

40132 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rico Waas saat menghadiri Lucky Prosperity Expo 2026 yang digelar di Mall Centre Point, Kota Medan, Sabtu, 24 Januari 2026.

Rico Waas saat menghadiri Lucky Prosperity Expo 2026 yang digelar di Mall Centre Point, Kota Medan, Sabtu, 24 Januari 2026.

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa keterbukaan budaya dan toleransi telah menjadi fondasi utama kehidupan masyarakat Kota Medan. Keberagaman suku, etnis, dan budaya tidak hanya hidup berdampingan, tetapi juga terjalin erat dalam berbagai aktivitas sosial serta perayaan adat yang diikuti lintas komunitas.

Penegasan tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri Lucky Prosperity Expo 2026 yang digelar di Mall Centre Point, Kota Medan, Sabtu, 24 Januari 2026. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Biksu Virya Dharma Mahastrawira, Anggota DPRD Sumatera Utara Hasyim, Anggota DPRD Kota Medan Lily, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, serta Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas.

Dalam rangkaian acara tersebut, Wali Kota Medan juga membuka sekaligus meninjau Fa Hua Exhibition 2026. Pameran ini menampilkan beragam karya dan ornamen budaya, di antaranya Chinese Painting and Calligraphy, kerajinan keramik oriental, Chinese Art and Heritage Display, Lampion and Mei Hu Garden, Kolam Teratai Kwan Im, pameran lukisan minyak, Borobudur Heritage, seni Feng Shui, serta berbagai aksesori bernuansa oriental.

Rico Waas menyampaikan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kota Medan.

“Imlek bukan sekadar perayaan etnis tertentu, melainkan telah tumbuh sebagai kebudayaan yang melekat dan dirasakan lintas generasi,” ujarnya.

Menurutnya, Kota Medan merupakan kota multikultural yang dapat disebut sebagai miniatur Indonesia karena dihuni oleh beragam suku dan etnis yang hidup secara harmonis tanpa sekat.

Ia menjelaskan bahwa Kota Medan menjadi rumah bagi berbagai kelompok masyarakat, mulai dari Batak, Jawa, Karo, Pakpak, Nias, Minangkabau, Aceh, hingga masyarakat Tionghoa dan India. Keberagaman tersebut membentuk karakter masyarakat Medan yang terbuka, adaptif, dan saling menghargai.

Interaksi lintas budaya, lanjutnya, telah menjadi bagian dari keseharian warga, baik dalam kegiatan sosial, perayaan adat, maupun acara keluarga.

“Kondisi ini memperkuat rasa persaudaraan dan memperkokoh persatuan di tengah perbedaan,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Rico Waas juga menyinggung perayaan Imlek 2026 yang bertepatan dengan Tahun Kuda Api, yang melambangkan semangat, energi, dan gerak maju. Ia menilai makna tersebut sejalan dengan karakter masyarakat Medan yang dinamis dan terus berkembang.

Ia menekankan bahwa kekompakan dan persatuan menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, baik di bidang ekonomi maupun sosial. Rico Waas mencontohkan solidaritas masyarakat saat terjadi bencana, di mana perbedaan latar belakang tidak lagi menjadi penghalang.

“Kita adalah bangsa Indonesia. Meski berbeda latar belakang, kita memiliki kesamaan prinsip, yakni menjunjung tinggi persatuan dan Merah Putih. Tanpa kekompakan, bangsa ini akan mudah dipecah belah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rico Waas berharap perayaan Imlek di Kota Medan dapat terus dikembangkan sebagai daya tarik budaya, sekaligus menjadi magnet bagi masyarakat dari luar daerah maupun mancanegara untuk menyaksikan langsung harmoni multikultural yang tumbuh di kota ini.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Medan juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus menunjukkan kepedulian sosial, khususnya dalam membantu warga terdampak bencana.

“Saya bangga melihat semangat solidaritas masyarakat Medan yang terus terjaga,” pungkasnya. (AP)

Berita Terkait

Bupati dan Wakil Bupati Asahan Hadiri Gerakan Indonesia ASRI Langit Biru HUT ke-25 Partai Demokrat
Empat Keluarga Korban Kebakaran di Aceh Singkil Terima Bantuan CSR dari PT Socfindo Kebun Lae Butar
Pelayanan Stroke Berstandar Dunia, RS Murni Teguh Horas Insani dan Murni Teguh Memorial Hospital Sabet Diamond Status WSO
Wali Kota Pematangsiantar Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Wali Kota Wesly Silalahi Beri Penghargaan 5 OPD Terbaik, Inspektorat Raih Nilai AKIP Tertinggi
Bupati Samosir Sambut Dandim 0210/TU yang Baru, Tekankan Pentingnya Kolaborasi Forkopimda
Polisi dan PGN Selidiki Sumber Kebocoran, Labfor Ungkap Penyebab Ledakan di Grand Polonia Medan
Anggaran 27,85 Miliar Digelontorkan, Peningkatan Jalan Gonting–Janji Sepanjang 5 Km di Samosir Dimulai

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:39 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Asahan Hadiri Gerakan Indonesia ASRI Langit Biru HUT ke-25 Partai Demokrat

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:05 WIB

Empat Keluarga Korban Kebakaran di Aceh Singkil Terima Bantuan CSR dari PT Socfindo Kebun Lae Butar

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:24 WIB

Pelayanan Stroke Berstandar Dunia, RS Murni Teguh Horas Insani dan Murni Teguh Memorial Hospital Sabet Diamond Status WSO

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:20 WIB

Wali Kota Pematangsiantar Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:20 WIB

Wali Kota Wesly Silalahi Beri Penghargaan 5 OPD Terbaik, Inspektorat Raih Nilai AKIP Tertinggi

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:56 WIB

Polisi dan PGN Selidiki Sumber Kebocoran, Labfor Ungkap Penyebab Ledakan di Grand Polonia Medan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:43 WIB

Anggaran 27,85 Miliar Digelontorkan, Peningkatan Jalan Gonting–Janji Sepanjang 5 Km di Samosir Dimulai

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:50 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Pemko Pematangsiantar Bahas Upacara, Paskibraka hingga Perlombaan Rakyat

Berita Terbaru