RE Nainggolan Apresiasi Bobby Nasution, Dorong Hasil IMT-GT Segera Diimplementasikan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 20:10 WIB

4018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pelaksanaan Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 di Kota Medan mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Sumatera Utara (Sumut) RE Nainggolan. Ia menilai forum kerja sama subregional tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran Sumut dalam kerja sama ekonomi lintas wilayah.

RE Nainggolan yang pernah menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara periode 2008–2010 menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution atas penyelenggaraan agenda internasional tersebut di Medan.

“Kita patut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Bobby Nasution. Peran sentral, dedikasi, dan visi internasional beliau telah berhasil meyakinkan negara-negara tetangga sehingga event besar ini bisa terwujud dengan sukses di Medan,” ujar RE Nainggolan di Medan, Rabu (9/9/2026).

Menurut RE Nainggolan, keberadaan forum IMT-GT di Medan memberikan ruang bagi Sumut untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan wilayah di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Ia menilai posisi Sumut yang berada di jalur strategis kawasan Asia Tenggara menjadi salah satu modal penting dalam mengembangkan kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, konektivitas, dan sektor lainnya.

“Jujur harus kita akui, event ini sudah sekian lama seperti hilang dari ‘peredaran’ di daerah kita. Padahal, Sumut memiliki posisi geopolitik dan geoekonomi yang luar biasa strategis dalam segitiga pertumbuhan ini. Di tangan dingin Pak Bobby, marwah kerja sama regional ini berhasil dihidupkan kembali, atau dalam istilah sekarang kembali menyala,” katanya.

RE Nainggolan, yang juga pernah menjabat Bupati Tapanuli Utara dan Kepala Bappeda Sumut, menilai kepemimpinan daerah membutuhkan kemampuan membangun komunikasi lintas sektor dan lintas wilayah.

Ia melihat pola kerja tersebut tercermin dalam upaya Bobby Nasution mendorong kolaborasi antardaerah selama memimpin Sumut.

“Sebagai orang yang lama di birokrasi, saya melihat ada ritme kerja yang dinamis, taktis, dan responsif. Gerak cepat sejak hari pertama menjabat telah membawa banyak perubahan fundamental. Komunikasi lintas sektor dan kemampuan eksekusi yang kuat di lapangan adalah kunci mengapa Sumut kini kembali diperhitungkan di kancah regional,” ujarnya.

RE Nainggolan juga menyoroti pentingnya kerja sama antardaerah dalam menjalankan pembangunan. Menurutnya, persoalan pembangunan tidak selalu dapat diselesaikan oleh satu daerah secara sendiri-sendiri.

Ia mengaitkan pentingnya kolaborasi tersebut dengan tema disertasi program doktoral Bobby Nasution di Universitas Sumatera Utara (USU) yang, menurutnya, turut mengangkat persoalan kerja sama antardaerah.

“Dalam berbagai kesempatan selalu saya sampaikan, tak ada keberhasilan pembangunan tanpa kerja sama antardaerah karena banyak persoalan memang hanya bisa diatasi dengan kerja sama dan koordinasi yang baik. Atau dalam jargon Pak Gubsu, kolaborasi,” katanya.

Ia kemudian menggunakan perumpamaan budaya untuk menggambarkan pentingnya keselarasan antardaerah dalam menjalankan program pembangunan.

“Bahkan dalam menari atau manortor, jika para penari tidak mampu bergerak seirama, hasilnya dipastikan tidak akan sedap dilihat. Apalagi dalam pembangunan dan upaya meningkatkan pelayanan publik,” ujarnya.

Menurut RE Nainggolan, forum IMT-GT seharusnya tidak berhenti pada pertemuan dan pertukaran gagasan. Kesepakatan yang dihasilkan perlu diterjemahkan menjadi program yang memiliki target, pembagian peran, pendanaan, serta jadwal pelaksanaan yang jelas.

RE Nainggolan berharap hasil Pertemuan IMT-GT ke-32 dapat memberikan manfaat konkret bagi masyarakat Sumatera Utara. Ia juga menyoroti pentingnya tindak lanjut atas sinergi yang dibangun bersama 10 gubernur se-Sumatera.

“Harapan kita, kesepakatan-kesepakatan ekonomi yang dihasilkan dalam forum IMT-GT ke-32, termasuk sinergi bersama 10 gubernur se-Sumatera, dapat segera diimplementasikan,” katanya.

Menurut dia, tindak lanjut tersebut penting agar kerja sama regional tidak hanya menghasilkan agenda seremonial, tetapi mampu membuka peluang ekonomi, memperkuat konektivitas, serta mendorong pembangunan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Penyelenggaraan IMT-GT di Medan dengan demikian menjadi momentum bagi Sumut untuk memperkuat posisi dan jejaringnya di kawasan. Tantangan berikutnya adalah memastikan gagasan dan kesepakatan yang muncul dalam forum tersebut dapat diterjemahkan menjadi program yang terukur dan berdampak.(AP/red)

Berita Terkait

Wapres Gibran Temui Keluarga Petugas Gugur Saat Tangani Karhutla di Palangka Raya
Karhutla Berdampak pada Kualitas Udara, Wapres Gibran Minta Sekolah Siapkan Penyesuaian Pembelajaran
Wapres Gibran Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Pastikan Dampak Karhutla Ditangani
Seskab Teddy: Prabowo Langsung Instruksikan KSAL Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan
PT Socfindo Salurkan Bantuan 1 Unit AC ke SMPN 1 Gunung Meriah
Dari Bangku SMA, Pelajar Medan Ini Bermimpi Menjadi Kapolri Perempuan Pertama
PSEL Medan Raya Bernilai US$ 200 Juta Ditargetkan Beroperasi 2028, Pemprov Sumut Kawal Percepatan
150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Rico Waas Soroti Risiko Kerja

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:22 WIB

Wapres Gibran Temui Keluarga Petugas Gugur Saat Tangani Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 11 September 2026 - 04:17 WIB

Karhutla Berdampak pada Kualitas Udara, Wapres Gibran Minta Sekolah Siapkan Penyesuaian Pembelajaran

Jumat, 11 September 2026 - 03:10 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Pastikan Dampak Karhutla Ditangani

Jumat, 11 September 2026 - 02:22 WIB

Seskab Teddy: Prabowo Langsung Instruksikan KSAL Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan

Kamis, 10 September 2026 - 22:13 WIB

PT Socfindo Salurkan Bantuan 1 Unit AC ke SMPN 1 Gunung Meriah

Kamis, 10 September 2026 - 20:15 WIB

PSEL Medan Raya Bernilai US$ 200 Juta Ditargetkan Beroperasi 2028, Pemprov Sumut Kawal Percepatan

Kamis, 10 September 2026 - 19:46 WIB

150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Rico Waas Soroti Risiko Kerja

Kamis, 10 September 2026 - 19:41 WIB

Luncurkan 5 Aplikasi Layanan Publik, Rico Waas Dorong Integrasi Data Berbasis AI via WhatsApp

Berita Terbaru

ACEH SINGKIL

PT Socfindo Salurkan Bantuan 1 Unit AC ke SMPN 1 Gunung Meriah

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:13 WIB