Bobby Nasution Ungkap Konflik Agraria Sumut Saat Terima Kunjungan Komisi II DPR RI

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 3 Juli 2025 - 18:47 WIB

40516 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumut Bobby Nasution menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI terkait Pelayanan Pertanahan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Sektor Pertanahan Serta Permasalahan Tata Ruang di Provinsi Sumut di Aula Raja Inal Siregar, lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Kamis (3/7/2025). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut / Imam Syahputra)

Gubernur Sumut Bobby Nasution menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI terkait Pelayanan Pertanahan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Sektor Pertanahan Serta Permasalahan Tata Ruang di Provinsi Sumut di Aula Raja Inal Siregar, lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Kamis (3/7/2025). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut / Imam Syahputra)

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan langsung keluhan masyarakat terkait konflik agraria di berbagai daerah di Sumut.
Ia menyebut konflik pertanahan tersebut berdampak serius terhadap sosial, ekonomi, hingga lingkungan masyarakat.

Pernyataan ini ia sampaikan saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi II DPR RI di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (3/7/2025).

“Konflik agraria di Sumut bukan perkara baru. Bahkan sering jadi janji politik setiap tahun pemilu, tapi tak kunjung selesai,” tegas Bobby.

Bobby menyebutkan, berdasarkan data Kanwil BPN Sumut, daerah ini mencatat kasus konflik agraria tertinggi secara nasional.
Terdapat 33 kasus yang mencakup 34.000 hektare lahan, dengan 20 konflik terjadi di lahan PTPN.

Konflik terjadi karena tumpang tindih klaim antara warga, perusahaan, dan hak adat.
Selain itu, persoalan muncul akibat ketidakjelasan status tanah pasca berakhirnya HGU (Hak Guna Usaha).

Gubernur berharap kunjungan Komisi II DPR RI bisa membantu menyelesaikan konflik agraria secara menyeluruh.
Menurutnya, perlu keterlibatan lintas kementerian dan sinergi antar-pemerintah.

“Kami butuh dukungan regulasi dan kebijakan nasional agar penyelesaian bisa dipercepat,” ujar Bobby.

Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyatakan, pihaknya siap memfasilitasi persoalan ini ke kementerian terkait.
Ia menegaskan, penyelesaian konflik agraria jadi bagian dari tanggung jawab nasional.

“Kami akan teruskan masukan ini ke Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan. Insya Allah, niat baik ini membawa hasil,” ujarnya.

Kepala Kanwil BPN Sumut, Muhammad Sri Pranoto menyampaikan bahwa penyelesaian konflik agraria memerlukan transparansi dan koordinasi lintas sektor.
Pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota harus satu visi dan tindakan.

“Kita butuh kolaborasi kuat dan transparansi penuh agar persoalan ini tidak terus berulang,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri para kepala daerah dan pejabat pertanahan, antara lain: Bupati Karo Antonius Ginting; Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus; Bupati Madina Saipullah Nasution; Bupati Humbahas Oloan P Nababan; Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor; Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo; Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas; Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe;Kepala BPN se-kabupaten/kota di Sumut. (*)

Berita Terkait

Jelang MTQ ke-40 Sumut, Bobby Nasution Tekankan Koordinasi dan Kesiapan Venue
Rapat Penanganan Bencana Sumatera, Tito Desak Pemda Segera Gunakan TKD
Bobby Nasution Gandeng RS An-Nisa, Sumut Siapkan Layanan Kesehatan Bertaraf Internasional
Surya Ingatkan Pemimpin Harus Punya Integritas, Etika dan Loyalitas
Antisipasi El Nino, Pemprov Sumut Siapkan Ribuan Pompa untuk Jaga Produksi Pangan
Buka PKN Tingkat II, Wagub Sumut Minta ASN Jadi Motor Perubahan Birokrasi
Jelang Iduladha, Sumut Siapkan 748 Ribu Ekor Hewan Kurban dan Perketat Pengawasan
Pemprov Sumut Dorong Profesionalisme BUMD Lewat Coaching Clinic Tata Kelola

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

Puluhan Perkara Inkracht, Kejari Pematangsiantar Bakar Barang Bukti Narkoba dan Senjata Tajam

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:25 WIB

Audiensi dengan PWKI, Wesly Tekankan Pentingnya Kolaborasi Bangun Pematangsiantar

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:00 WIB

Jelang MTQ ke-40 Sumut, Bobby Nasution Tekankan Koordinasi dan Kesiapan Venue

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:50 WIB

Airin Dorong UMKM Medan Naik Kelas, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Global

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:30 WIB

Sebanyak 1.100 Atlet Pelajar Ikuti Popkot Medan 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:55 WIB

Wakil Wali Kota Medan Dorong Penataan Belawan, Fokus Benahi Drainase dan Kawasan Rel

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:40 WIB

Rapat Penanganan Bencana Sumatera, Tito Desak Pemda Segera Gunakan TKD

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:50 WIB

Bobby Nasution Gandeng RS An-Nisa, Sumut Siapkan Layanan Kesehatan Bertaraf Internasional

Berita Terbaru

Sebanyak 1.100 atlet pelajar mengikuti Popkot Medan 2026.

MEDAN

Sebanyak 1.100 Atlet Pelajar Ikuti Popkot Medan 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:30 WIB