Reformasi Polri Harus Menyentuh Kultur, Bukan Sekadar Struktur

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025 - 15:18 WIB

40254 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jacob ereste

jacob ereste

ATAPKOTA.COM, BANTEN – Aktivis Jacob Ereste menegaskan bahwa reformasi Polri tidak boleh berhenti pada pembenahan struktur kelembagaan saja. Menurutnya, pembenahan yang lebih mendesak adalah reformasi kultur yang menyangkut sikap, etika, dan perilaku seluruh personel Polri, dari jajaran tinggi hingga prajurit di lapangan.

“Yang bersentuhan langsung dengan rakyat adalah anggota Polri di lapangan. Baik dan buruknya Polri di mata masyarakat ditentukan oleh cara mereka berinteraksi,” ujar Jacob Ereste.

Jacob menekankan bahwa fungsi Polri sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat tidak boleh berhenti sebagai slogan. Implementasi nyata sangat diperlukan. Ia mengkritik pola lama yang cenderung mencari kesalahan masyarakat, padahal seharusnya Polri berfokus pada pencegahan dan penyuluhan.

“Kebiasaan membiarkan pelanggaran lalu tiba-tiba melakukan penindakan harus dihentikan. Tugas polisi bukan menjebak, tapi mencegah,” tegasnya.

Data Atlantika Institut Nusantara mencatat Polri memiliki 464.248 personel. Namun kebutuhan ideal menurut Daftar Susunan Personil (DSP) mencapai 824.226. Artinya, Polri masih kekurangan hampir 460 ribu personel.

Menurut Jacob, kondisi ini ironis. Dengan jumlah yang ada, Polri semestinya sudah bisa memberi rasa aman dan nyaman. Namun faktanya, citra polisi di masyarakat masih sering dipandang sebagai momok.

Jacob menilai, solusi penting adalah perbaikan rekrutmen dengan seleksi ketat dan pendidikan yang serius.

“Polri membutuhkan personel berintegritas, beretika, dan memiliki jiwa pengabdian. Yang tidak memenuhi kriteria moral dan akhlak mulia harus disingkirkan,” tegasnya.

Ia menegaskan, Tim Reformasi Polri yang akan dibentuk tidak boleh sekadar formalitas. Harus ada langkah konkret untuk memulihkan integritas dan kepercayaan publik.

Setidaknya, kata Jacob, ada tiga agenda utama:

  1. Penegakan hukum tanpa pandang bulu. Termasuk penghapusan impunitas terhadap pelanggaran internal Polri.
  2. Reformasi kultural dan etika. Menggeser paradigma penguasa menjadi pelayan masyarakat.
  3. Perbaikan sistem rekrutmen. Hanya memilih calon polisi yang memiliki dedikasi dan integritas tinggi.

Jacob juga menyoroti kecenderungan militeristik dalam tubuh Polri. Menurutnya, pendekatan represif bersenjata terhadap rakyat sipil harus dikurangi.

“Polri bukan tentara. Dalam menghadapi aspirasi rakyat, polisi harus mengedepankan pendekatan humanis, bukan intimidasi bersenjata,” pungkasnya.

Bagi Jacob Ereste, reformasi Polri hanya akan berhasil bila menyentuh akar masalah: kultur, etika, dan integritas. Tanpa itu, upaya perubahan hanya akan sia-sia dan kembali menggerus kepercayaan rakyat.

  • Penulis : Jacob Ereste
  • Editor   : Redaksi atapkota

Berita Terkait

Kasus Pembunuhan di Garunggang Langkat Terungkap, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku
Ditemukan di Kebun PTPN IV Simalungun, Perempuan 59 Tahun Meninggal Usai Dibawa ke Puskesmas
Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Lokasi Diduga Transaksi Narkoba di Kandibata
Dijanjikan Upah 80 Juta, Pria 23 Tahun Diamankan Bawa 5 Kg Sabu dan 285 Pil
Satresnarkoba Polres Batu Bara Sita 28,83 Gram Sabu dan 21 Butir Diduga Ekstasi
Terlibat Laka Lantas, Pria 69 Tahun Diamankan Polres Karo, 4,5 Kg Ganja Disita
Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan
Polres Karo Ungkap Peredaran Diduga Sabu di Situnggaling, 39,79 Gram Disita

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:13 WIB

PT Socfindo Salurkan Bantuan 1 Unit AC ke SMPN 1 Gunung Meriah

Kamis, 10 September 2026 - 21:44 WIB

Dari Bangku SMA, Pelajar Medan Ini Bermimpi Menjadi Kapolri Perempuan Pertama

Kamis, 10 September 2026 - 12:55 WIB

Wapres Gibran Apresiasi Drone Eaglesense Mahasiswa ITB untuk Pantau Kualitas Udara

Kamis, 10 September 2026 - 11:01 WIB

Kasus Pembunuhan di Garunggang Langkat Terungkap, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku

Kamis, 10 September 2026 - 09:27 WIB

Pasca Kebakaran PT Evyap, PT KINRA Sampaikan Dukungan untuk Korban dan Keluarga

Kamis, 10 September 2026 - 07:55 WIB

Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk Dilantik Jadi Ketua HKTI Samosir 2026–2031

Kamis, 10 September 2026 - 07:18 WIB

Bobby Nasution Dorong IMT-GT Lahirkan Proyek Konkret dan Investasi Berdampak

Rabu, 9 September 2026 - 21:35 WIB

Dana Kelurahan Perbaiki Jalan Gang Saudara Medan, Warga Kini Lebih Mudah Beraktivitas

Berita Terbaru

ACEH SINGKIL

PT Socfindo Salurkan Bantuan 1 Unit AC ke SMPN 1 Gunung Meriah

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:13 WIB