TKD Dipangkas Rp 9 Triliun, Bobby Nasution Genjot Ekonomi Sumut Lewat KUR

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 20:09 WIB

4085 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution bersama OPD beserta Bupati dan Walikota, secara simbolis menyerahkan akad massal kredit usaha rakyat (KUR) tahun 2025 kepada pelaku usaha, di Aula Raja Inal Siregar lantai 2 kantor Gubernur, Selasa (21/10/2025)

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution bersama OPD beserta Bupati dan Walikota, secara simbolis menyerahkan akad massal kredit usaha rakyat (KUR) tahun 2025 kepada pelaku usaha, di Aula Raja Inal Siregar lantai 2 kantor Gubernur, Selasa (21/10/2025)

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah pusat menyesuaikan Transfer ke Daerah (TKD) tahun depan, sehingga Pemerintah Daerah (Pemda) harus berinovasi menjaga laju ekonomi. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan, salah satu strategi penting yakni memaksimalkan sektor investasi melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Program Perumahan (KPP).

Bobby menjelaskan, total pengeluaran Pemda di Sumut akan berkurang sekitar Rp9 triliun akibat penyesuaian TKD. Sementara itu, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tetap berada di kisaran 6,8–7,2 persen.

“Otomatis pertumbuhan ekonomi kita akan terkoreksi tahun depan. Karena itu, kita harus menutup celah ini melalui KUR dan KPP. Pemda wajib memantau pemanfaatannya agar target tercapai,” tegas Bobby seusai menghadiri Akad Massal 800.000 KUR dan KPP secara virtual di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (21/10/2025).

Ia menyebut, realisasi KUR di Sumut menempati posisi kelima nasional dengan total penyaluran Rp11 triliun, di bawah Sulawesi Selatan. Padahal, jumlah pelaku UMKM dan penduduk di Sumut jauh lebih besar.

“Kita belum maksimalkan potensi ini. Bahkan masih ada daerah yang belum mendata UMKM-nya. Mohon kerja sama semua pihak agar ekonomi rakyat semakin kuat,” tegas Bobby.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Sumut menghadirkan sekitar 1.000 debitur penerima KUR dan KPP. Bobby berharap jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Setiap bank sudah punya target. Saya berharap debitur terus bertambah agar program ini benar-benar menopang pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Bobby juga menegaskan, akses KUR kini lebih luas, mencakup usaha kecil, mikro, super mikro, bahkan Tenaga Migran Indonesia (TMI). Sementara KPP menyasar kontraktor, pengembang, dan penyedia bahan bangunan.

“Daripada anak muda menjadi TMI ilegal atau terjerat pinjol, lebih baik mereka memanfaatkan KUR. Kontraktor lokal pun bisa menggunakan KPP untuk mendukung Program Tiga Juta Rumah Presiden Prabowo,” jelasnya.

Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemerintah telah menyiapkan KPP on top Rp130 triliun, terdiri dari Rp113 triliun untuk sisi pasokan dan Rp17 triliun untuk sisi permintaan.

“Saya minta kepala daerah mendorong kontraktor lokal agar aktif membangun rumah rakyat. Para debitur KUR dan KPP ini adalah pahlawan ekonomi Indonesia,” ujar Airlangga secara virtual dari Surabaya.

Acara tersebut juga dihadiri Menteri P2MI Mukhtarudin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay. Di Medan, tampak hadir bupati/wali kota se-Sumut, Kepala BI Sumut Rudi B. Hutabarat, dan Sekdaprov Sumut Togap Simangunsong. (RAP)

Berita Terkait

Usai Diberitakan, Bendera Merah Putih Berkibar di SMKN 3 Pematangsiantar: Apa Sanksi Lalai ke Pihak Sekolah?
Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari
Capaian 100 Hari Polres Karo: Dari Kasus Kriminal hingga Ladang Ganja Terungkap
Tiga Kali Ditolak, Akses Wartawan ke SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Dibatasi: Apa Ada yang Disembunyikan?
Nasionalisme Dipertanyakan: SMKN 3 Pematangsiantar Biarkan Tiang Bendera Kosong
Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara
Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan
Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:28 WIB

Usai Diberitakan, Bendera Merah Putih Berkibar di SMKN 3 Pematangsiantar: Apa Sanksi Lalai ke Pihak Sekolah?

Selasa, 21 April 2026 - 13:10 WIB

Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari

Selasa, 21 April 2026 - 11:45 WIB

Capaian 100 Hari Polres Karo: Dari Kasus Kriminal hingga Ladang Ganja Terungkap

Selasa, 21 April 2026 - 10:55 WIB

Tiga Kali Ditolak, Akses Wartawan ke SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Dibatasi: Apa Ada yang Disembunyikan?

Selasa, 21 April 2026 - 10:12 WIB

Nasionalisme Dipertanyakan: SMKN 3 Pematangsiantar Biarkan Tiang Bendera Kosong

Senin, 20 April 2026 - 18:55 WIB

Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan

Senin, 20 April 2026 - 18:42 WIB

Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Senin, 20 April 2026 - 18:04 WIB

Jembatan Gang Damai Ambruk, Pemko Medan Ajukan Pinjam Pakai Lahan ke PT KAI

Berita Terbaru

Prakiran Cuaca Perjam untuk Kota Pematangsiantar

Cuaca & bencana

Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:10 WIB