Polisi Ungkap Fakta Baru, Korban Mutilasi Bertambah Jadi 3 Orang

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 22:37 WIB

40583 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku SJ alias Wanda ditangkap pada Kamis (19/6/2025) dini hari.

Pelaku SJ alias Wanda ditangkap pada Kamis (19/6/2025) dini hari.

ATAPKOTA, PADANG PARIAMAN – Kepolisian Resor Padang Pariaman mengamankan SJ (25), terduga pelaku kasus pembunuhan disertai mutilasi yang mengguncang warga sekitar Sungai Batang Anai. Polisi menduga korban mutilasi tidak hanya satu orang, melainkan sudah bertambah menjadi tiga orang.

Baca Berita Sebelumnya : Mayat Tanpa Kepala Gegerkan Warga Padang Pariaman

SJ alias Wanda ditangkap pada Kamis (19/6/2025) dini hari. Dalam penyidikan awal, SJ mengakui telah membunuh dan memutilasi SA (24), korban pertama yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di aliran Sungai Batang Anai.

“Pengakuan sementara pelaku, motif mutilasi dilatarbelakangi dendam karena utang-piutang sebesar Rp3,5 juta yang tidak dibayar korban,” ujar Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir.

Menurut keterangan Kapolres, SJ membunuh SA di sebuah kebun di Korong Kapalo Banda, Nagari Sibuluah, Kecamatan Batang Anai, pada Minggu (15/6/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Setelah membunuh, pelaku memutilasi tubuh SA menjadi 10 bagian. Namun, hingga saat ini, tim forensik baru menemukan empat potongan tubuh korban, yakni bagian leher, kedua lengan, dan betis.

“Kami masih melakukan pencarian potongan tubuh lainnya. Pelaku mengaku membuangnya di berbagai lokasi sekitar aliran sungai,” tambah Kapolres.

Kasus ini terus berkembang. Dalam proses interogasi, SJ juga mengaku telah membunuh dua korban lain, yakni SO (23) dan AG (24), yang dilaporkan hilang sejak 2024.

Polisi menyebut pelaku membunuh kedua korban tersebut dan membuang jasad mereka ke sebuah sumur tua di dekat rumahnya. Bahkan, pelaku menutup sumur itu dengan cor semen agar tak terdeteksi.

“Kami sedang mengembangkan kasus ini, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain atau motif tambahan di balik aksi keji ini,” jelas Kapolres.

Hingga berita ini diturunkan, Polda Sumatera Barat belum menggelar konferensi pers resmi. Tim penyidik Polres Padang Pariaman masih mendalami kasus ini, termasuk melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pelaku dan lokasi kejadian.(RG)/kr

Berita Terkait

Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Driver Online, Dua Tersangka Disebut Butuh Uang Beli Sabu
Kurang dari 24 Jam, Polda Sumut Ungkap Dugaan Perampokan dan Pembunuhan Driver Taksi Online
Polres Batu Bara Ungkap 10 Kasus 3C, 17 Orang Diamankan
Polres Langkat Tangkap Tujuh Orang Terkait Dugaan Curas di Empat Lokasi, Dua Pisau dan Dua Motor Diamankan
Sabu 13,25 Gram Disimpan dalam Kaus Kaki, Pria di Dairi Diamankan Polisi
Bawa Sabu 1,93 Gram, Pria 22 Tahun Diamankan Polsek Gunung Malela
Patroli Malam, Jatanras Polres Simalungun Amankan Terduga Pencuri AC di Rumah Kosong
Satres Narkoba Polres Asahan Gerebek Rumah di Jalan Pattimura, Sabu 44,27 Gram dan 3 Pil Diduga Ekstasi Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Digelar 13 September, Hadiah Total Rp 100 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:15 WIB

5.417 Desa di Sumut Dipetakan Lewat Indeks Desa, Pemprov Dorong Desa Tertinggal Naik Kelas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Driver Online, Dua Tersangka Disebut Butuh Uang Beli Sabu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:55 WIB

Penghargaan iNews TV untuk Aceh Barat Daya, Rifqi Maulana Apresiasi Kinerja Safaruddin

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Sambutan Warga Jombang Iringi Perjalanan Presiden Prabowo Menuju Muktamar NU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:35 WIB

Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Proyek Drainase Jalan Pdt. J.W. Saragih Disorot, APD Pekerja dan Campuran Material Dipertanyakan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Wabup Asahan Dukung Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf untuk Perkuat Kepastian Hukum

Berita Terbaru