ATAPKOTA.COM, SUMUT – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara Togap Simangunsong menegaskan pentingnya pengelolaan arsip berbasis digital di era saat ini. Ia menyebut arsip digital sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan data sekaligus mempermudah akses dokumen penting.
Hal tersebut disampaikan Togap saat kunjungan kerja ke Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut, Jalan Brigjend Katamso, Medan, Kamis (11/9/2025).
“Ini sangat penting. Dari beberapa kasus, kita kesulitan mencari data lama karena arsip belum digital,” kata Togap.
Selain itu, ia meminta Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut meningkatkan target literasi yang hingga kini masih tergolong rendah. Menurutnya, kreativitas dan inovasi harus menjadi kunci untuk mendorong literasi masyarakat.
“Paling utama, bangun kerja sama dengan kabupaten/kota terkait literasi dan arsip. Jalin juga sinergi dengan BUMD Sumut serta pihak lain,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut Desni Maharani Saragih menjelaskan berbagai langkah yang telah dilakukan. Pihaknya rutin melaksanakan sosialisasi budaya baca dan literasi di sekolah menengah, pendidikan khusus, hingga masyarakat umum.
“Kami terus berupaya meningkatkan minat baca, terutama melalui program literasi di satuan pendidikan dan masyarakat,” ucap Desni.
Selain itu, pihaknya juga mengembangkan koleksi bahan pustaka. Saat ini tersedia lima titik baca digital dengan masing-masing 1.000 judul e-book, ditambah koleksi buku layanan anak (670 eksemplar), layanan umum (400 eksemplar), buku kedokteran (315 eksemplar), buku agama (400 eksemplar), serta penerbitan buku karya pengarang Sumut sebanyak 200 eksemplar.
Langkah digitalisasi arsip dan peningkatan literasi diharapkan mampu membawa Sumut lebih maju dalam bidang informasi dan pengetahuan.(And/red)




































