Masjid Raya Kedatukan Sunggal, Saksi Perlawanan Islam Lawan Kolonial

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 16 September 2025 - 17:27 WIB

40215 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman menjadi saksi bisu perlawanan umat Islam terhadap kolonial Belanda. Masjid yang terletak di Jalan Sunggal, Kota Medan, ini dipilih Pemerintah Kota Medan sebagai lokasi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Selasa (16/9/2025).

Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman menjadi saksi bisu perlawanan umat Islam terhadap kolonial Belanda. Masjid yang terletak di Jalan Sunggal, Kota Medan, ini dipilih Pemerintah Kota Medan sebagai lokasi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Selasa (16/9/2025).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman menjadi saksi bisu perlawanan umat Islam terhadap kolonial Belanda. Masjid yang terletak di Jalan Sunggal, Kota Medan, ini dipilih Pemerintah Kota Medan sebagai lokasi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Selasa (16/9/2025).

Pemilihan masjid bersejarah itu bukan tanpa alasan. Masjid Raya Kedatukan Sunggal merupakan salah satu masjid tertua di Kota Medan yang menyimpan jejak panjang perjuangan Islam.

Sejarah mencatat, masjid ini pertama kali dibangun sekitar tahun 1630-an oleh Datuk Adir. Kemudian, pada 1885, masjid direnovasi oleh Datuk Badiuzzaman Surbakti. Pembangunannya sarat dengan keunikan, karena ribuan putih telur digunakan sebagai perekat utama. Hal itu dilakukan lantaran Belanda kala itu melarang penggunaan semen.

Keberadaan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga menjadi simbol perlawanan rakyat. Masjid ini kerap digunakan raja dan datuk untuk merencanakan strategi perang melawan penjajahan Belanda. Dari sinilah Masjid Raya Kedatukan Sunggal mendapat tempat istimewa dalam sejarah Islam di Sumatera Utara.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa pilihan lokasi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid ini bertujuan menghidupkan kembali ingatan kolektif masyarakat.

“Sejatinya ini mengingatkan kita bahwa ada peninggalan keislaman yang sudah berusia ratusan tahun di Kota Medan,” kata Rico Waas.

Ia mengajak masyarakat untuk mensyukuri keberadaan masjid bersejarah ini. Menurutnya, usia ratusan tahun bukanlah waktu singkat, dan hal itu menjadi berkah bagi Kota Medan.

“Masjid ini memiliki cerita panjang. Dahulu, ia digunakan sebagai pusat penyebaran agama sekaligus tempat merencanakan strategi perang melawan penjajah. Maka dari itu, sejarah ini harus kita pertahankan dengan cara memakmurkan masjid,” ujarnya.

Hari ini, Masjid Raya Kedatukan Sunggal tidak hanya berdiri sebagai bangunan kuno, tetapi juga sebagai pengingat bahwa Islam pernah menjadi pusat perlawanan rakyat terhadap kolonialisme. (Mery/red)

Berita Terkait

Polisi dan PGN Selidiki Sumber Kebocoran, Labfor Ungkap Penyebab Ledakan di Grand Polonia Medan
Buka Rakerkab KORPRI Asahan, Bupati Taufik Zainal Abidin Ingatkan ASN Bijak Bermedia Digital
Polda Sumut Tangkap 4.628 Tersangka Narkoba, Barang Bukti Capai 5,3 Ton dalam Enam Bulan
Festival GAMKI Rise Up Vol. 2 di Medan, Rico Waas: Saatnya Pemuda Bangkit dan Berkarya untuk Bangsa
Tutup Turnamen Antar-PTM Medan, Rico Waas Dorong Lahirnya Atlet Tenis Meja Berprestasi
Pemprov Sumut Apresiasi Lomba Puisi Antinarkoba BNN, Dorong Generasi Muda Jauhi Narkoba
Polda Sumut Kawal Distribusi BBM di Medan, 11 Mobil Tangki dan SPBU Dijaga Personel
Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kejati Sumut, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:39 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Asahan Hadiri Gerakan Indonesia ASRI Langit Biru HUT ke-25 Partai Demokrat

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:05 WIB

Empat Keluarga Korban Kebakaran di Aceh Singkil Terima Bantuan CSR dari PT Socfindo Kebun Lae Butar

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:24 WIB

Pelayanan Stroke Berstandar Dunia, RS Murni Teguh Horas Insani dan Murni Teguh Memorial Hospital Sabet Diamond Status WSO

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:20 WIB

Wali Kota Pematangsiantar Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:20 WIB

Wali Kota Wesly Silalahi Beri Penghargaan 5 OPD Terbaik, Inspektorat Raih Nilai AKIP Tertinggi

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:56 WIB

Polisi dan PGN Selidiki Sumber Kebocoran, Labfor Ungkap Penyebab Ledakan di Grand Polonia Medan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:43 WIB

Anggaran 27,85 Miliar Digelontorkan, Peningkatan Jalan Gonting–Janji Sepanjang 5 Km di Samosir Dimulai

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:50 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Pemko Pematangsiantar Bahas Upacara, Paskibraka hingga Perlombaan Rakyat

Berita Terbaru