Undian Berhadiah Sasar Oknum ASN DLH: Rugi 10 Juta, Korban Datangi BRI Pematangsiantar

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 16:07 WIB

40739 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi (Kiri), Kode Bayar (Kanan Latar), Surat Perjanjian (Kanan Bawah -tengah) (Foto : Larsen-atapkota.com)

Foto Ilustrasi (Kiri), Kode Bayar (Kanan Latar), Surat Perjanjian (Kanan Bawah -tengah) (Foto : Larsen-atapkota.com)

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Seorang aparatur sipil negara (ASN) pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pematangsiantar menjadi korban penipuan bermodus undian berhadiah. Ia kehilangan uangsebesar Rp 10 juta setelah mengikuti instruksi penelepon misterius, Selasa (16/9/2025).

Korban, Maraden Marpaung (54), warga Jalan Seram Bawah, Kecamatan Siantar Barat, mengaku awalnya menerima telepon saat mencuci sepeda motor di Jalan Tanah Jawa. Penelepon mengabarkan bahwa dirinya memenangkan hadiah Rp 10 juta, bahkan bisa ditukar paket umrah atau liburan ke luar negeri.

“Penelepon menyuruh saya mencatat kode dan membawanya ke agen BRIlink. Katanya, itu kode pengambilan hadiah,” kata Maraden kepada wartawan, Selasa (23/9/2025).

Karena tidak menemukan agen terdekat, Maraden menuju salah satu agen BRIlink dekat kantornya. Penelepon bahkan melarangnya mematikan ponsel selama perjalanan.

Namun, sesampainya di agen, kejutan pahit menunggu. Kasir justru meminta pembayaran Rp 10 juta karena kode yang diberikan adalah kode transaksi pembayaran, bukan klaim hadiah.

“Saya datang untuk mengambil hadiah, bukan malah membayar. Tetapi petugas bilang uang sudah terkirim ke penipu, dan saya harus menanggungnya,” jelas Maraden kesal.

Karena tidak membawa uang, motor Yamaha Nmax miliknya dijadikan jaminan melalui perjanjian bermaterai resmi. Beberapa hari kemudian, Jumat (19/9/2025), ia terpaksa membayar uang muka sebesar Rp 5 juta untuk mengambil kembali motornya. Sisanya akan dicicil sesuai kesepakatan dengan agen BRIlink.

Merasa penasaran, Maraden akhirnya mendatangi kantor cabang BRI Pematangsiantar di Jalan Merdeka pada Selasa (23/9/2025). Ia didampingi Ida Damanik dan bertemu Hari Pardede, Micro Business Support BRI.

Hari menyarankan penyelesaian damai mengingat korban sudah terikat perjanjian dengan agen BRIlink.

“Sebaiknya ditempuh jalan kekeluargaan. Kami juga mengimbau masyarakat jangan mudah percaya telepon berhadiah. Jika ragu, konfirmasi langsung ke pihak resmi,” tegas Hari.

Kini, Maraden masih menanggung kerugian akibat penipuan via telepon tersebut. (Larsen/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
Rakernis Reserse Polda Sumut 2026, Kapolda Ingatkan Kasat Reskrim soal Amanah Jabatan
Posyandu Tak Lagi Hanya Layani Kesehatan Ibu dan Anak, Ini Transformasi yang Dibahas di Sumut
Ladang Ganja Seluas 5 Hektare Terbongkar di Madina, 149.980 Batang Dimusnahkan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru