Relokasi Pedagang Pasar Horas Rampung,Toilet Umum Jadi Kebutuhan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 15:34 WIB

40517 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Relokasi pedagang Pasar Horas Pematangsiantar akhirnya rampung pada Kamis (2/10/2025), meski terlambat satu hari dari jadwal yang direncanakan sebelumnya, yakni 30 September 2025.

Proses relokasi sempat mendapat perlawanan dari sejumlah pedagang dan mahasiswa. Namun, pada akhirnya seluruh pedagang menempati kios sementara yang telah disiapkan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ).

Meski relokasi telah terlaksana, terdapat fasilitas penting yang belum tersedia, yaitu toilet umum.

Kondisi ini dikeluhkan para pedagang maupun pengunjung pasar.

“Hari ini saya mulai berjualan di tempat baru setelah selesai pindah dan menata lapak di depan toko serba lima ribu. Semoga pembeli semakin banyak,” ujar salah satu pedagang, Kamis (2/10/2025).

Ia menambahkan, “Maunya cepatlah dibangun kamar mandi umum (toilet), supaya tidak susah. Kalau jauh, ya bisa-bisa menahan pipis sampai sakit. Apalagi di gedung tiga Pasar Horas, letak toiletnya jauh,” katanya sambil tersenyum.

Para pedagang berharap Pemko Pematangsiantar dan PDPHJ segera menyediakan fasilitas umum (fasum), khususnya toilet, yang sangat dibutuhkan oleh pedagang dan pengunjung.

“Kami butuh fasilitas dasar seperti toilet umum. Kalau tidak ada, tentu mengganggu kenyamanan,” tambah pedagang lainnya.

Dengan terselesaikannya relokasi ini, pedagang berharap penataan pasar berjalan lebih baik, namun mereka juga menekankan pentingnya fasilitas umum yang layak demi kenyamanan bersama. (RL/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru