Wesly Silalahi Terima Kartu BPJS dari Gubernur Bobby Nasution di KEK Sei Mangkei

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 16:25 WIB

40387 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM, menyerahkan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja rentan dalam kunjungan kerjanya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Kamis (9/10/2025).

Kartu tersebut diterima secara simbolis oleh Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, M.Kn, Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga, ST, dan Wakil Bupati Batubara Syafrizal, SE, MAP, mewakili para kepala daerah penerima manfaat program perlindungan pekerja rentan di Sumut.

Dalam kunjungan itu juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja tentang Pengelolaan Tenaga Kerja di KEK Sei Mangkei, yang melibatkan Pemerintah Provinsi Sumut, PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA), dan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Bobby menyampaikan apresiasi kepada PT KINRA yang telah membuka lapangan kerja besar bagi masyarakat Sumut.

Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan tenaga kerja di KEK Sei Mangkei berasal dari Provinsi Sumatera Utara.

“Perjanjian sudah berjalan. Hingga 2 Oktober 2025, sudah hampir dua ribu tenaga kerja direkrut, dan hingga akhir tahun ditargetkan mencapai 3.000 orang. Tahun 2026 nanti, kita targetkan 10 ribu tenaga kerja dari Sumut terserap di KEK Sei Mangkei,” ujar Bobby.

Ia menegaskan komitmen Pemprov Sumut untuk mendukung pertumbuhan industri dan investasi di KEK Sei Mangkei, termasuk melalui dukungan kebijakan dan peningkatan infrastruktur.

“Kami siap men-support baik kebijakan maupun program, agar KEK Sei Mangkei berkembang lebih cepat dan memberi dampak nyata bagi ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Bobby juga menyinggung kondisi jalan menuju KEK Sei Mangkei yang rusak, dan memastikan bahwa jalan provinsi akan diperbaiki dan ditingkatkan pada tahun 2026, disambut tepuk tangan meriah para hadirin.

Direktur PT KINRA Arief Budiman menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur Sumut dan pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat merupakan kunci keberhasilan KEK Sei Mangkei sebagai pusat industri berdaya saing dan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen mendukung visi pemerintah untuk menciptakan kawasan industri yang produktif dan menyerap banyak tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumut Ir. Yuliani Siregar, MAP dalam laporannya menjelaskan bahwa kerja sama antara Pemprov Sumut dan KEK Sei Mangkei merupakan bagian dari proyek strategis daerah yang sejalan dengan visi Gubernur Sumut.

Hingga Oktober 2025, sebanyak 2.000 tenaga kerja telah terserap, dan ditargetkan mencapai lebih dari 3.000 pada akhir tahun.

Selain itu, Pemprov Sumut juga memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 20.829 pekerja rentan, yang mayoritas bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit seperti pendodos dan pengangkut buah.

“Kami juga memberikan kesempatan kerja kepada 10 atlet PON berprestasi untuk bekerja di KEK Sei Mangkei sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka,” terang Yuliani.

Acara turut dirangkai dengan penyerahan klaim Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja BPJS Ketenagakerjaan kepada dua penerima manfaat, serta pemberian penghargaan kepada perusahaan-perusahaan di KEK Sei Mangkei yang aktif merekrut tenaga kerja dari Sumut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Administrator KEK Sei Mangkei Elfi Haris, Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut I Nyoman Suarjaya, pimpinan BUMN dan swasta, serta bupati/wali kota se-Sumut atau perwakilannya.

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan, SE, MM, Kadisnaker Robert Sitanggang, SSTP, M.Si, dan Kadis Kominfo Johannes Sihombing, SSTP, M.Si. (RAP)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru