Teknologi Masuk Kelas: Presiden Lihat Langsung Pemakaian IFP di SMPN 4

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 17 November 2025 - 17:31 WIB

40235 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke SMPN 4 Kota Bekasi pada Senin, 17 November 2025

Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke SMPN 4 Kota Bekasi pada Senin, 17 November 2025

ATAPKOTA.COM, BEKASI – Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke SMPN 4 Kota Bekasi pada Senin, 17 November 2025 berlangsung hangat. Saat Kepala Negara memasuki kawasan sekolah, warga dan pelajar sudah menunggu dengan antusias. Alunan drumben serta tepuk tangan mengiringi kedatangannya. Presiden kemudian menghampiri para pelajar dan menyalami mereka satu per satu.

Dari koridor sekolah, Presiden Prabowo menuju ruang kelas yang sedang berlangsung pembelajaran. Di kelas tersebut, papan interaktif digital atau Interactive Flat Panel (IFP) menjadi pusat aktivitas. Siswa menggunakan perangkat itu untuk menjelaskan materi melalui tampilan laboratorium maya. Presiden memperhatikan proses belajar dengan saksama, sesekali tersenyum, dan memberikan tepuk salut kepada pelajar yang tampil percaya diri.

Indarwati Komariah, guru yang memanfaatkan IFP, menjelaskan bahwa digitalisasi mengubah cara belajar siswa. Ia menuturkan bahwa IFP meningkatkan antusiasme karena perangkat itu mempermudah praktik melalui laboratorium maya. Menurutnya, guru tidak perlu lagi menyiapkan banyak peralatan sehingga waktu pembelajaran dapat digunakan lebih efektif.

Setelah meninjau kelas pertama, Presiden Prabowo beralih ke kelas lain yang juga memakai IFP. Ia menyapa beberapa siswa dan menanyakan nama serta cita-cita mereka. Bagi para pelajar, momen tersebut menjadi pengalaman yang berkesan.

Aleeca Nur Salma Yasmin, siswi kelas 9G, mengaku teknologi itu membuat pembelajaran lebih interaktif. Ia merasa terbantu dengan fitur-fitur visual, termasuk permainan edukatif. Sementara itu, Noza dari kelas 9A menyampaikan bahwa tampilan layar yang besar dan cerah membantunya mengikuti pelajaran karena memiliki keterbatasan penglihatan.

Keduanya menyampaikan terima kasih atas kehadiran perangkat tersebut di sekolah mereka. Mereka berharap teknologi serupa terus diperluas ke sekolah lain agar semakin banyak siswa merasakan manfaatnya. (AK1)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru