Banjir Aceh Timur Hancurkan Tambak Warga, Kerugian Diperkirakan Rp300 Juta

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 23 November 2025 - 18:02 WIB

40121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banjir besar, merendam puluhan hektar tambak udang dan ikan milik warga di Desa Bagok Panah Sa, Kecamatan Darul Aman.

banjir besar, merendam puluhan hektar tambak udang dan ikan milik warga di Desa Bagok Panah Sa, Kecamatan Darul Aman.

ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Timur selama beberapa hari terakhir akhirnya memicu banjir besar yang merendam puluhan hektar tambak udang dan ikan di Desa Bagok Panah Sa, Kecamatan Darul Aman. Musibah ini, yang terjadi sejak Sabtu malam, 21 November 2025, menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp300 juta dan membuat para petani tambak kehilangan sumber pendapatan utama mereka.

Banjir mulai memasuki kawasan tambak saat debit air meningkat tajam akibat curah hujan yang terus menerus. Akibatnya, belasan tambak yang sebenarnya siap panen berubah menjadi genangan luas menyerupai lautan. Arus air yang kuat kemudian menghanyutkan bibit udang dan ikan, termasuk bibit dari sekitar 15 tambak yang tinggal menunggu masa panen.

Salah seorang petani tambak, Ruslan, menjelaskan bahwa ia kehilangan seluruh bibit ikan bandeng yang hampir memasuki masa panen. Ia menuturkan bahwa banjir tersebut memusnahkan seluruh hasil budidayanya. “Puluhan ribu bibit ikan bandeng yang tinggal satu bulan lagi akan panen hilang semua. Saya tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.

Selain itu, Ruslan menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah dapat memberikan bantuan. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk meringankan tekanan ekonomi para petani. “Kami sangat berharap pemerintah bisa membantu, setidaknya untuk mengurangi beban hidup kami,” tambahnya.

Kepala Dusun Mantang Geulumpang, Abubakar, membenarkan adanya kerugian besar yang dialami warganya. Ia menjelaskan bahwa puluhan petani tambak terdampak banjir dan kehilangan sebagian besar hasil budidaya mereka. “Kerugian kami perkirakan mencapai Rp300 juta. Banjir mulai terjadi pada Sabtu malam dan terus bertahan hingga hari ini,” ungkapnya.

Hingga kini, air masih menggenangi kawasan tambak, sehingga para petani belum dapat memperbaiki fasilitas budidaya mereka. Pemerintah daerah diharapkan segera turun tangan agar dampak ekonomi tidak semakin meluas. (HAS/red)

Berita Terkait

Aktivitas Gelper Diduga Marak di Kandis, Warga Minta Polisi Lakukan Penindakan
Enam Remaja Diamankan Polisi di Surbakti, Diduga Hendak Tawuran
3 Sampel MBG di SDN 59 Bengkulu Tak Memenuhi Syarat, SPPG Disetop 10 Hari
3 Internal Bank Bengkulu Berebut Kursi Direktur Bisnis, Seleksi Masuk Tahap Pemeriksaan Berkas
Praperadilan Apriansyah Kandas karena Status DPO, Kuasa Hukum Pertimbangkan Uji SEMA
Bupati Asahan Apresiasi Baznas, Dorong Sinergi Bantu Masyarakat
P-APBD Medan 2026 Diarahkan untuk Layanan Publik, Banjir hingga Pembangunan Utara
Pemko Medan Integrasikan Layanan Publik Berbasis AI, Super Apps hingga WhatsApp Disiapkan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:02 WIB

Aktivitas Gelper Diduga Marak di Kandis, Warga Minta Polisi Lakukan Penindakan

Senin, 21 September 2026 - 21:58 WIB

Enam Remaja Diamankan Polisi di Surbakti, Diduga Hendak Tawuran

Senin, 21 September 2026 - 21:50 WIB

3 Sampel MBG di SDN 59 Bengkulu Tak Memenuhi Syarat, SPPG Disetop 10 Hari

Senin, 21 September 2026 - 21:44 WIB

3 Internal Bank Bengkulu Berebut Kursi Direktur Bisnis, Seleksi Masuk Tahap Pemeriksaan Berkas

Senin, 21 September 2026 - 21:39 WIB

Praperadilan Apriansyah Kandas karena Status DPO, Kuasa Hukum Pertimbangkan Uji SEMA

Senin, 21 September 2026 - 18:24 WIB

P-APBD Medan 2026 Diarahkan untuk Layanan Publik, Banjir hingga Pembangunan Utara

Senin, 21 September 2026 - 17:30 WIB

Pemko Medan Integrasikan Layanan Publik Berbasis AI, Super Apps hingga WhatsApp Disiapkan

Senin, 21 September 2026 - 17:13 WIB

Harga Pangan Sejumlah Daerah Naik, Pemko Medan Siapkan Langkah Antisipasi

Berita Terbaru

Enam remaja diamankan Polsek Simpang Empat di Karo setelah diduga hendak tawuran.

HUKUM & KRIMINAL

Enam Remaja Diamankan Polisi di Surbakti, Diduga Hendak Tawuran

Senin, 21 Sep 2026 - 21:58 WIB