UHC Simalungun Tembus 101,67 Persen, Bupati Terima Penghargaan Nasional

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:30 WIB

40253 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Januari 2026.

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Januari 2026.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kabupaten Simalungun kembali mencatatkan capaian di tingkat nasional pada sektor kesehatan. Pemerintah Kabupaten Simalungun meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori Pemerintah Level Madya, setelah capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) menembus angka 101,67 persen dari total populasi.

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, dan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Januari 2026.

Pada kesempatan tersebut, Menko PM didampingi Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. dr. Ali Ghufron Mukti. Bupati Simalungun hadir bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun Edwin Tony S.M. Simanjuntak, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pematangsiantar, dan Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Simalungun sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Berdasarkan data profil peserta JKN-KIS per 1 Januari 2026, Kabupaten Simalungun mencatat cakupan UHC sebesar 101,67 persen, melampaui target nasional. Tingkat keaktifan peserta tercatat 83,41 persen, lebih tinggi dari ambang batas nasional sebesar 80 persen.

Khusus segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan Pemerintah Daerah, tingkat keaktifan mencapai 91,26 persen, mencerminkan konsistensi Pemkab Simalungun dalam menjamin keberlanjutan pembiayaan kesehatan melalui alokasi anggaran daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa Universal Health Coverage merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Dengan semangat baru Simalungun Maju, kita terus melangkah dengan strategi yang kompak, solid, dan penuh perjuangan. Penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten Simalungun dan BPJS Kesehatan,” ujar Anton.

Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar terus menjaga keberlanjutan UHC, khususnya dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kepesertaan aktif dalam program jaminan kesehatan nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun Edwin Tony S.M. Simanjuntak menyampaikan bahwa Kabupaten Simalungun telah resmi mencapai status UHC sejak 1 Agustus 2025. Dengan capaian tersebut, tantangan berikutnya adalah menjaga mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

“Peningkatan mutu pelayanan kesehatan menjadi krusial. Sejalan dengan amanat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2018, terdapat keterkaitan erat antara mutu pelayanan kesehatan dan UHC. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas upaya tersebut,” kata Edwin.

Pernyataan tersebut disampaikan Edwin bersama Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, dr. Henny Hutabarat.

Adapun rincian sebaran kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten Simalungun per Januari 2026, yakni Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sebanyak 251.142 jiwa, PBPU yang didaftarkan Pemkab Simalungun sebanyak 242.429 jiwa, Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU BU) 130.683 jiwa, PBPU Mandiri 63.060 jiwa, Bukan Pekerja (BP) 37.250 jiwa, serta PBPU yang didaftarkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebanyak 18.404 jiwa.

Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Simalungun sebagai salah satu daerah dengan komitmen kuat dalam menjamin akses layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. (AP)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru