Dinding Drainase Baru Dipasang Langsung Roboh, Dinas PUTR Pematangsiantar Janji Cek Lokasi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:50 WIB

4059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan batu pada dinding drainase dalam proyek rehabilitasi drainase di Jalan Pdt. J. Wismar Saragih, Kota Pematangsiantar, tumbang tidak lama setelah selesai dipasang.

Pasangan batu pada dinding drainase dalam proyek rehabilitasi drainase di Jalan Pdt. J. Wismar Saragih, Kota Pematangsiantar, tumbang tidak lama setelah selesai dipasang.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Pasangan batu pada dinding drainase dalam proyek rehabilitasi drainase di Jalan Pdt. J. Wismar Saragih, Kota Pematangsiantar, roboh tidak lama setelah selesai dipasang. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena konstruksi yang terlihat baru dikerjakan itu belum menunjukkan hasil yang kokoh.

Pantauan wartawan ATAPKOTA.COM di lokasi pada Senin (31/8/2026) menunjukkan pekerja baru saja menyelesaikan pemasangan pasangan batu pada bagian dinding drainase. Namun, tidak lama kemudian, sebagian pasangan batu tersebut terlihat roboh atau tumbang.

Proyek rehabilitasi drainase tersebut diketahui dikerjakan oleh CV Surya Empat Delapan. Kondisi pasangan batu yang tumbang memunculkan pertanyaan mengenai faktor teknis yang menyebabkan konstruksi tersebut tidak bertahan setelah pemasangan.

Seorang pengemudi ojek online yang berada di sekitar lokasi menilai, secara kasat mata, komposisi material pada pasangan batu terlihat lebih banyak menggunakan pasir.

“Kalau dilihat campurannya itu, mungkin 1 banding 5 atau 1 banding 6,” ujarnya kepada wartawan ATAPKOTA.COM, Senin (31/8/2026).

Sementara itu, pihak pemborong memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp mengenai pasangan batu yang tumbang tersebut.

“Kalau masih basah atau belum kering, maunya tumbang,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mengindikasikan pihak pemborong menilai kondisi pasangan batu yang masih dalam proses pengerasan dapat menjadi salah satu faktor tumbangnya konstruksi.

Meski demikian, penjelasan tersebut tetap perlu diuji melalui pemeriksaan di lapangan untuk memastikan kondisi teknis pekerjaan dan penyebab sebenarnya.

Terpisah, Obstip Pandiangan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pematangsiantar, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap kondisi tersebut.

“Biar dicek apa yang tumbang dan apa penyebabnya,” katanya.

Pemeriksaan dari instansi teknis menjadi penting untuk mengetahui apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam kontrak maupun standar pekerjaan konstruksi yang berlaku.

Apalagi, pasangan batu pada saluran drainase memiliki fungsi penting untuk menjaga kestabilan sisi saluran dan mendukung kelancaran sistem drainase. Karena itu, kualitas material, metode pekerjaan, kondisi dasar saluran, hingga proses pengerasan perlu menjadi bagian dari pemeriksaan.

Masyarakat juga berhak mendapatkan hasil pekerjaan infrastruktur yang memiliki kualitas dan daya tahan sesuai dengan perencanaan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada hasil pemeriksaan resmi dari Dinas PUTR Kota Pematangsiantar mengenai penyebab tumbangnya pasangan batu tersebut.

 

 

Laporan : Trikut Simatupang-atapkota.

Berita Terkait

Bupati Asahan Ikuti Rakor Optimalisasi PAD dan DBH Pajak, Dorong Sinkronisasi Data
Bobby Nasution Wacanakan Penyesuaian PKB Antarwilayah untuk Pemerataan Penerimaan Daerah
Terungkap Dasar Hukuman Disiplin Camat Medan Timur dan Lurah Aur, Ini Isi SK Wali Kota
Bupati Asahan Tanam Perdana PSR dan Padi Gogo di Bandar Pasir Mandoge, Libatkan 181 Petani
Sidak Pangan di Pematangsiantar, Tim Cek Harga Beras, Ayam hingga Stok Bulog
DPRD dan Pemkab Toba Sepakati P-APBD 2026, Tahapan Selanjutnya ke Pemprov Sumut
Taman Hewan Pematangsiantar Dikelola PT Unitwin hingga 2056, Pemko Tetap Awasi dan Terima Profit Sharing
Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Bupati Asahan Ikuti Rakor Optimalisasi PAD dan DBH Pajak, Dorong Sinkronisasi Data

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Bobby Nasution Wacanakan Penyesuaian PKB Antarwilayah untuk Pemerataan Penerimaan Daerah

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Terungkap Dasar Hukuman Disiplin Camat Medan Timur dan Lurah Aur, Ini Isi SK Wali Kota

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Bupati Asahan Tanam Perdana PSR dan Padi Gogo di Bandar Pasir Mandoge, Libatkan 181 Petani

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Sidak Pangan di Pematangsiantar, Tim Cek Harga Beras, Ayam hingga Stok Bulog

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Taman Hewan Pematangsiantar Dikelola PT Unitwin hingga 2056, Pemko Tetap Awasi dan Terima Profit Sharing

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:39 WIB

RSUD Aceh Singkil Resmi Buka Layanan Endoskopi, 30 Pasien Sudah Jalani Pemeriksaan

Berita Terbaru