Bupati Asahan Luncurkan ASTABRATA, Targetkan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 12:40 WIB

4031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan meluncurkan inovasi ASTABRATA (Akselerasi Strategis Tata Kelola Berbasis Data, Resiliensi, Adaptasi, dan Pengentasan Kemiskinan) sebagai mekanisme penguatan penanganan kemiskinan berbasis data di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan meluncurkan inovasi ASTABRATA (Akselerasi Strategis Tata Kelola Berbasis Data, Resiliensi, Adaptasi, dan Pengentasan Kemiskinan) sebagai mekanisme penguatan penanganan kemiskinan berbasis data di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan meluncurkan inovasi ASTABRATA (Akselerasi Strategis Tata Kelola Berbasis Data, Resiliensi, Adaptasi, dan Pengentasan Kemiskinan) sebagai mekanisme penguatan penanganan kemiskinan berbasis data.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., meluncurkan inovasi tersebut di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri para asisten, staf ahli bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala BPS Kabupaten Asahan, camat se-Kabupaten Asahan, serta undangan lainnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan Jutawan Sinaga, S.STP., M.AP., menjelaskan ASTABRATA dirancang untuk mendukung pencapaian RPJMD Kabupaten Asahan 2025–2029.

Menurut Jutawan, inovasi tersebut diarahkan untuk memperkuat penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), mengurangi kemiskinan, meningkatkan ketepatan sasaran perlindungan sosial, serta mempercepat kemandirian keluarga penerima manfaat.

“ASTABRATA bukan program bantuan baru dan tidak mengambil alih kewenangan perangkat daerah. Mekanisme ini memastikan setiap keluarga memperoleh intervensi sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing,” jelas Jutawan.

Pada tahap awal, ASTABRATA akan diterapkan di seluruh 25 kecamatan di Kabupaten Asahan dengan target sedikitnya 100 keluarga penerima manfaat berusia produktif.

Pelaksanaannya dilakukan melalui tujuh tahapan, yakni penetapan data sasaran, asesmen, klasifikasi, penyusunan Rencana Intervensi Individual, rujukan dan intervensi, pemantauan, serta verifikasi akhir.

Jutawan menegaskan proses graduasi keluarga penerima manfaat tidak hanya ditandai dengan penghapusan nama dari daftar penerima. Menurutnya, graduasi harus didasarkan pada asesmen, pemberdayaan, pendampingan, dan verifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Indikator keberhasilan, kata dia, salah satunya dilihat dari kemampuan keluarga mempertahankan penghasilan secara berkelanjutan.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menekankan bahwa upaya pengentasan kemiskinan harus bertumpu pada data yang lengkap, akurat, dan mutakhir.

Menurut Taufik, kualitas data akan menentukan ketepatan perencanaan dan program pemerintah.

“Data yang kuat akan menghasilkan perencanaan yang tepat. Perencanaan yang tepat akan menghasilkan program yang sesuai kebutuhan. Program yang tepat akan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Taufik.

Dalam kesempatan tersebut, Taufik meminta pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 segera dituntaskan. Ia menyebut capaian pendataan telah mencapai 82,5 persen dan menargetkan penyelesaian hingga 100 persen paling lambat akhir September 2026.

Seluruh jajaran pemerintah daerah diminta menyisir sasaran yang belum terdata agar proses pendataan dapat diselesaikan sesuai target.

Taufik juga menyoroti pentingnya Parlinsos Digital dalam meningkatkan ketepatan pendataan calon penerima bantuan sosial.

Ia meminta sosialisasi Parlinsos Digital diperluas kepada masyarakat dan jumlah Agen Parlinsos Digital ditambah hingga tingkat dusun. Warga yang mengalami kesulitan menggunakan teknologi juga diminta tetap memperoleh pendampingan.

Menurut Taufik, Sensus Ekonomi, Parlinsos Digital, dan ASTABRATA harus berjalan secara terintegrasi karena ketiganya berkaitan dengan penguatan data sebagai dasar penyusunan kebijakan.

Ia meminta jajaran pemerintah tidak menjalankan program secara sendiri-sendiri. Penguatan koordinasi dinilai diperlukan agar intervensi terhadap keluarga yang membutuhkan dapat lebih tepat sasaran.

Peluncuran ASTABRATA kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) secara simbolis kepada calon keluarga mandiri oleh Bupati Asahan.

Kegiatan yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa tersebut berakhir sekitar pukul 11.45 WIB.

Pemkab Asahan menyatakan rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Namun, efektivitas ASTABRATA ke depan akan sangat bergantung pada kualitas data sasaran, pelaksanaan asesmen, ketepatan intervensi, pendampingan, serta verifikasi terhadap keluarga yang dinyatakan mandiri.(AP/red)

Berita Terkait

Cegah Penyakit Sejak Dini, Dinkes Simalungun Ajak Warga Cek Kesehatan Gratis
OMC Tahap II Dimulai di Danau Toba, Pemkab Samosir Perkuat Mitigasi Kekeringan
Kanwil DJP Sumut I dan UINSU Medan Perkuat Edukasi Pajak Lewat Tax Center
Rakor GTRA Simalungun 2026: Pemkab Dorong Penataan Tanah Lebih Terukur dan Terkoordinasi
Pemko Medan Pacu Optimalisasi PAD, Pajak dan Retribusi Bakal Diperkuat Lewat Digitalisasi
Wali Kota Medan Lepas 10 Pelajar ke Ipoh Malaysia, Bawa Misi Kenalkan Budaya Indonesia
Peduli Anak dengan Hidrosefalus, AKBP Dhana Noer Kurniawan Sambangi Hany di Kelurahan Kahean
Wali Kota Wesly Silalahi Buka Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 01:00 WIB

Cegah Penyakit Sejak Dini, Dinkes Simalungun Ajak Warga Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 22 September 2026 - 20:10 WIB

OMC Tahap II Dimulai di Danau Toba, Pemkab Samosir Perkuat Mitigasi Kekeringan

Selasa, 22 September 2026 - 18:24 WIB

Kanwil DJP Sumut I dan UINSU Medan Perkuat Edukasi Pajak Lewat Tax Center

Selasa, 22 September 2026 - 17:50 WIB

Rakor GTRA Simalungun 2026: Pemkab Dorong Penataan Tanah Lebih Terukur dan Terkoordinasi

Selasa, 22 September 2026 - 17:44 WIB

Pemko Medan Pacu Optimalisasi PAD, Pajak dan Retribusi Bakal Diperkuat Lewat Digitalisasi

Selasa, 22 September 2026 - 13:50 WIB

Peduli Anak dengan Hidrosefalus, AKBP Dhana Noer Kurniawan Sambangi Hany di Kelurahan Kahean

Selasa, 22 September 2026 - 10:30 WIB

Wali Kota Wesly Silalahi Buka Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026

Selasa, 22 September 2026 - 09:56 WIB

TP PKK Simalungun Ikuti Penguatan Tata Kelola Dekranas, PKK dan Posyandu di Jakarta

Berita Terbaru