Wapres Gibran Tegaskan Penugasan Resmi Presiden Prabowo di KTT G20 Afrika Selatan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 24 November 2025 - 08:13 WIB

4084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Gibran

Wakil Presiden Gibran

ATAPKOTA.COM – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan bahwa kehadirannya pada KTT G20 Afrika Selatan merupakan penugasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Ia menyampaikan berbagai pesan strategis Indonesia kepada komunitas global sesuai arahan Presiden. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat memberikan keterangan pers di Media Center KTT G20, Johannesburg, Minggu (23/11/2025).

“Ini penugasan dari Bapak Presiden untuk mewakili beliau di G20 Summit yang pertama kali diadakan di Afrika,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa seluruh agenda sejak hari pertama berlangsung baik, sehingga posisi Indonesia dapat tersampaikan secara jelas dalam setiap forum.

“Sejak hari pertama, kita mengikuti meeting, CEO Business Forum, serta sesi 1, 2, dan 3 G20 Summit. Semua berjalan lancar dan posisi Indonesia sudah kita suarakan di mata dunia,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa berbagai pesan Presiden Prabowo telah ia sampaikan secara komprehensif di hadapan para pemimpin negara anggota G20. Ia menyampaikan apresiasi kepada Menko Perekonomian, Wamenkeu, Wamenlu, dan Duta Besar Indonesia untuk Afrika Selatan karena penyelenggaraan agenda berjalan baik.

Lebih lanjut, Wapres menjelaskan bahwa Indonesia membawa pesan strategis seperti penguatan peran Global South dan keadilan ekonomi global. Menurutnya, Indonesia secara konsisten mendorong agenda tersebut selama beberapa tahun terakhir.

“Mempertegas posisi Global South dan keadilan ekonomi global merupakan komitmen Indonesia sejak empat tahun lalu,” katanya. Ia menilai bahwa negara berkembang harus memiliki ruang lebih besar dalam menentukan arah pembangunan.

Ia menekankan bahwa kemitraan global harus berlangsung setara dan saling menguntungkan. Karena itu, ia menolak setiap bentuk kerja sama yang menciptakan ketergantungan.

“Kerja sama harus mensejahterakan dan memberdayakan. Tidak boleh mendikte dan tidak boleh menciptakan ketergantungan,” tegasnya.

Ia juga memaparkan prioritas kebijakan Presiden Prabowo, termasuk hilirisasi, MBG, dan swasembada pangan, dalam beberapa pertemuan bilateral. Menutup keterangannya, ia menyatakan bahwa seluruh hasil pembahasan akan ia laporkan kepada Presiden setibanya di Tanah Air. (AK1)

Berita Terkait

MA Tolak Kasasi Wali Kota Pematangsiantar, SK Pemberhentian Syaiful Amin Tetap Batal
Wapres Gibran Temui Keluarga Petugas Gugur Saat Tangani Karhutla di Palangka Raya
Karhutla Berdampak pada Kualitas Udara, Wapres Gibran Minta Sekolah Siapkan Penyesuaian Pembelajaran
Wapres Gibran Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Pastikan Dampak Karhutla Ditangani
Seskab Teddy: Prabowo Langsung Instruksikan KSAL Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan
PT Socfindo Salurkan Bantuan 1 Unit AC ke SMPN 1 Gunung Meriah
Dari Bangku SMA, Pelajar Medan Ini Bermimpi Menjadi Kapolri Perempuan Pertama
PSEL Medan Raya Bernilai US$ 200 Juta Ditargetkan Beroperasi 2028, Pemprov Sumut Kawal Percepatan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIB

MA Tolak Kasasi Wali Kota Pematangsiantar, SK Pemberhentian Syaiful Amin Tetap Batal

Jumat, 11 September 2026 - 04:22 WIB

Wapres Gibran Temui Keluarga Petugas Gugur Saat Tangani Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 11 September 2026 - 04:17 WIB

Karhutla Berdampak pada Kualitas Udara, Wapres Gibran Minta Sekolah Siapkan Penyesuaian Pembelajaran

Jumat, 11 September 2026 - 03:10 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Pastikan Dampak Karhutla Ditangani

Jumat, 11 September 2026 - 02:22 WIB

Seskab Teddy: Prabowo Langsung Instruksikan KSAL Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan

Kamis, 10 September 2026 - 21:44 WIB

Dari Bangku SMA, Pelajar Medan Ini Bermimpi Menjadi Kapolri Perempuan Pertama

Kamis, 10 September 2026 - 20:15 WIB

PSEL Medan Raya Bernilai US$ 200 Juta Ditargetkan Beroperasi 2028, Pemprov Sumut Kawal Percepatan

Kamis, 10 September 2026 - 19:46 WIB

150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Rico Waas Soroti Risiko Kerja

Berita Terbaru