Wali Kota Medan Apresiasi Bantuan BPOM untuk Warga Terdampak Banjir 2025

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 17:01 WIB

40166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN  – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI yang memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir besar di Kota Medan. Apresiasi disampaikan saat acara BPOM Peduli Kemanusiaan di Kantor Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (7/12/2025).

Dalam sambutannya, Rico Waas mengingatkan bencana banjir yang terjadi pada 25-28 November 2025, yang menyebabkan kerusakan signifikan di Kecamatan Medan Helvetia. Beberapa rumah terendam hingga setengah badan orang bahkan sebagian tertutup air sepenuhnya.

“Kita yang hadir di sini tentu masih merasakan kepedihan dan rasa kehilangan, itu juga kami rasakan. Namun kita harus bergerak maju memulihkan Kota Medan,” ujar Rico Waas.

Wali Kota menegaskan Pemko Medan tidak berjalan sendiri dalam pemulihan, melainkan bersama instansi terkait dan pihak swasta, termasuk BPOM RI. Ia mengapresiasi bantuan yang diberikan untuk meringankan beban masyarakat.

“BPOM RI mendukung dan memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak. Terima kasih atas bantuan ini,” kata Rico Waas.

Pemko Medan juga masih melakukan pembersihan lumpur dan sampah pascabanjir, serta menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan warga, khususnya lansia dan mereka yang sakit akibat bencana.

Sementara itu, Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, menyatakan kehadirannya untuk berempati sekaligus memberikan bantuan. BPOM juga akan mendirikan Pos Peduli Trauma Center sebagai pusat koordinasi relawan dan layanan kesehatan bagi warga terdampak.

Acara penyerahan bantuan dihadiri Staf Khusus Badan POM Wachyudi Muchsin, Kepala Balai Besar POM Medan Mojaza Sirait, pimpinan perangkat daerah Pemko Medan, dan Camat Medan Helvetia Junedi Lumban Gaol. (Mery)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru