Mendes Yandri Susanto dan BNI Sepakati Kerja Sama Pemberdayaan Desa untuk Atasi Kemiskinan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:05 WIB

40150 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyepakati penguatan kerja sama yang lebih konkret dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, khususnya dalam upaya menuntaskan persoalan kemiskinan di desa dan daerah tertinggal.

Kesepakatan tersebut disampaikan Yandri Susanto saat melakukan audiensi dengan jajaran Direksi BNI di Graha BNI, Jakarta Pusat, Jumat, 9 Januari 2026.

Dalam pertemuan itu, Mendes Yandri meminta kesiapan BNI beserta seluruh jaringannya di daerah untuk aktif terlibat dalam pemberdayaan dan pendampingan desa secara masif, terutama desa dan daerah tertinggal yang membutuhkan penguatan ekonomi.

“Seperti yang kita ketahui, Presiden Prabowo Subianto memiliki perhatian serius terhadap kemajuan desa. Karena itu, dalam Asta Cita ke-6, pembangunan desa disebutkan secara tegas,” ujar Yandri Susanto.

Ia menambahkan, pembangunan dari desa dan dari bawah menjadi kunci pemerataan ekonomi sekaligus pemberantasan kemiskinan. Oleh sebab itu, kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan perbankan nasional seperti BNI, dinilai sangat penting.

“Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Karena itu, kita perlu kolaborasi, apalagi selama ini BNI menjadi mitra strategis pemerintah,” tambahnya.

Yandri berharap, kerja sama tersebut dapat difokuskan pada pendampingan BNI dalam meningkatkan literasi keuangan pengelola BUM Desa dan Desa Wisata. Menurutnya, banyak pengelola desa yang unggul dalam produk dan layanan, namun masih lemah dalam tata kelola keuangan.

Ia menjelaskan, keterbatasan pemahaman terkait pembukuan, pengelolaan arus kas, hingga penyusunan laporan keuangan sering menjadi hambatan bagi BUM Desa dan Desa Wisata untuk mengakses pembiayaan perbankan.

“Dengan pendampingan yang tepat, BUM Desa dan Desa Wisata diharapkan mampu menyusun proposal bisnis dan laporan keuangan sesuai standar perbankan, sehingga kelayakan kredit mereka meningkat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yandri menyebutkan bahwa Asta Cita ke-6 diterjemahkan ke dalam 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia, yang di dalamnya mencakup penguatan BUM Desa, Desa Tematik, dan Desa Wisata.

“Mungkin ada BUM Desa yang ingin maju, tetapi terkendala pada aspek manajerial bisnis dan keuangan. Di sinilah peran kolaborasi sangat dibutuhkan,” pungkas Yandri.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar menyatakan komitmen pihaknya untuk mendukung program pemberdayaan desa dan penanggulangan kemiskinan.

“Kami siap dan proaktif mendukung program-program pemberdayaan desa. Jika ke depan diperlukan dukungan tambahan dari BNI, kami siap berkontribusi,” ujarnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kemendes PDT Taufik Madjid, Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Tabrani, Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal Nugroho Setijo Nagoro, Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa Mulyadin Malik, Kepala BPSDM Agustomi Masik, serta Staf Ahli Menteri Sugito. (AP)

Berita Terkait

PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Kapolres untuk Jaga Keamanan dan Keandalan Listrik
Ramses Walmanto Manurung Tampung Keluhan Warga soal Sampah dan Lampu Jalan Mati
Rakernas III PJS Digelar di Batam 4–5 November 2026, Bahas Pengesahan Lima Pedoman Organisasi
Borong Prestasi di Lima Kategori, TP PKK Asahan Jadi Juara Umum HKG Sumut
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
PN Bengkulu Vonis Yayan 12 Tahun Penjara dalam Perkara Persetubuhan Anak Menggunakan Sajam
Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu
Panitia Pemilihan Rektor USI: Suara Senat Bukan Penentu Akhir, 3 Calon Rektor USI Ikuti Seluruh Tahapan Seleksi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:18 WIB

PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Kapolres untuk Jaga Keamanan dan Keandalan Listrik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Ramses Walmanto Manurung Tampung Keluhan Warga soal Sampah dan Lampu Jalan Mati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Rakernas III PJS Digelar di Batam 4–5 November 2026, Bahas Pengesahan Lima Pedoman Organisasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Borong Prestasi di Lima Kategori, TP PKK Asahan Jadi Juara Umum HKG Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Panitia Pemilihan Rektor USI: Suara Senat Bukan Penentu Akhir, 3 Calon Rektor USI Ikuti Seluruh Tahapan Seleksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Hidayati Laporkan Ratnawati ke Polda Bengkulu atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah

Berita Terbaru