Jelang Ramadan, Ditreskrimsus Polda Sumut Sidak Pasar Medan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:48 WIB

40177 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subdit I Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kota Medan dan sekitarnya pada Jumat, 13 Februari 2026.

Subdit I Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kota Medan dan sekitarnya pada Jumat, 13 Februari 2026.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Subdit I Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kota Medan dan sekitarnya pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) menjelang Ramadan 1447 H.

Sidak dipimpin Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Rahmat Budi Handoko, didampingi Kasubdit I Indag AKBP Budi Prasetyo serta Kanit IV Kompol Juriadi.

Di Pasar Halat dan Pasar Sukaramai, pengecekan dilakukan dengan menyambangi pedagang beras, gula, minyak goreng, daging, bawang, hingga cabai. Petugas memastikan distribusi berjalan lancar serta tidak ditemukan praktik penimbunan maupun lonjakan harga yang merugikan konsumen.

Rahmat Budi Handoko mengatakan, sidak pasar merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas harga menjelang peningkatan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.

“Kita melakukan sidak pasar ini untuk memantau harga dan ketersediaan bapokting menjelang bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan kelangkaan bahan pokok maupun kenaikan harga yang signifikan. Aktivitas jual beli di pasar terpantau normal dan daya beli masyarakat relatif stabil.

“Semuanya bapokting masih dalam harga jual yang normal,” katanya.

Polda Sumut menyatakan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga dalam beberapa pekan ke depan. (AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru