Panen Cabai Perdana di Siantar: Program Contract Farming Didorong Tekan Inflasi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:10 WIB

40133 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi memanen cabai perdana program contract farming di Kelurahan Setia Negara.

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi memanen cabai perdana program contract farming di Kelurahan Setia Negara.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota Pematangsiantar mulai memanen cabai merah dari program kemitraan pertanian contract farming di Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari. Panen perdana berlangsung pada Kamis pagi, 12 Maret 2026, di lahan milik petani Kampiun Siagian.

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., hadir langsung bersama Ketua TP PKK Liswati Wesly Silalahi serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar Ahmadi Rahman. Mereka memetik cabai merah yang tumbuh di lahan seluas sekitar 2,5 rante milik petani setempat.

Wesly mengatakan panen perdana tersebut bukan sekadar hasil budidaya tanaman hortikultura. Menurutnya, kegiatan itu menandai keberhasilan kerja sama antara pemerintah, petani, dan sektor usaha dalam memperkuat sistem pertanian yang lebih berkelanjutan.

“Program contract farming memberikan kepastian pasar bagi petani. Mereka tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga memiliki jaminan pemasaran dan stabilitas harga,” kata Wesly.

Ia menilai pola kemitraan seperti ini dapat memperkuat daya saing sektor pertanian sekaligus menciptakan sistem produksi yang lebih terencana.

Wesly juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang mendukung keberhasilan program tersebut. Ia berharap panen perdana itu menjadi langkah awal untuk memperluas skema kerja sama antara petani dan pelaku usaha di Kota Pematangsiantar.

“Panen ini semoga menjadi titik awal bagi pengembangan program contract farming yang lebih luas,” ujarnya.

Di sela kegiatan panen, Wesly bersama Liswati tampak memetik cabai langsung dari tanaman yang tumbuh subur di lahan tersebut. Keduanya memuji kesuburan tanah di wilayah Setia Negara yang dinilai sangat mendukung budidaya hortikultura.

Liswati berharap produksi cabai dari petani lokal dapat membantu menstabilkan harga bahan pangan di Kota Pematangsiantar.

“Jika produksi meningkat, pasokan di pasar juga terjaga sehingga inflasi dapat dikendalikan,” katanya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar Ahmadi Rahman menilai peningkatan produksi cabai melalui pola kemitraan dapat membantu menjaga stabilitas harga di pasar.

“Dengan produksi yang meningkat dan harga yang stabil, kesejahteraan petani juga bisa terangkat. Harapannya inflasi dapat terkendali,” ujar Ahmadi.

Ia menambahkan, koordinasi antara Bank Indonesia dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pematangsiantar terus diperkuat untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Kolaborasi TPID bersama pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan,” katanya.

Sementara itu, petani cabai Kampiun Siagian mengaku terharu dengan kehadiran langsung Wali Kota dan jajaran Bank Indonesia di ladangnya.

“Ini pertama kalinya Wali Kota dan Kepala BI Siantar datang langsung ke ladang petani di Kelurahan Setia Negara. Kami sangat bangga,” kata Kampiun.

Namun ia juga menyampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi petani cabai, terutama terkait keterbatasan modal dan peralatan pertanian.

Menurut Kampiun, kelangkaan cabai yang kerap terjadi bukan karena tanaman tersebut tidak bisa tumbuh di Pematangsiantar.

“Masalah utamanya adalah permodalan dan alat pertanian yang terbatas. Kami bahkan belum memiliki cultivator untuk membuat bedengan,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat membantu penyediaan alat pertanian agar produksi cabai semakin meningkat.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kampiun menyebut harga cabai di pasar relatif stabil.

“Kami juga berencana membentuk asosiasi petani cabai agar produksi dan stok cabai di Pematangsiantar tetap terjaga,” katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar Drs. Legianto Pardamean Manurung, M.S.P. mengatakan cabai merah menjadi salah satu komoditas yang paling berpengaruh terhadap inflasi daerah pada tahun lalu.

Karena itu pemerintah kota mendorong program contract farming agar produksi cabai dari dalam daerah meningkat dan ketergantungan pasokan dari luar daerah berkurang.

“Jika produksi lokal meningkat, harga bisa lebih stabil dan inflasi dapat ditekan,” kata Pardamean.

Ia menjelaskan panen perdana tersebut dilakukan di lahan milik petani Kampiun Siagian dengan luas sekitar 2,5 rante.

Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan, S.E., M.M., Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sari Dewi Rizkiyani Damanik, S.STP., M.Si., jajaran TP PKK Kota Pematangsiantar, perangkat Kecamatan Siantar Sitalasari, serta sejumlah lurah setempat. (AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru