Pemko Siantar Gunakan 50 CCTV Pantau Arus Libur Lebaran, Kompolnas Beri Apresiasi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:50 WIB

40308 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., bersama anggota Komisi Kepolisian Nasional Dr. Yusuf Warsyim, S.Ag., M.H., serta Kapolres Polres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., mengikuti video conference (vidcon) Analisis dan Evaluasi (Anev) perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) sekaligus monitoring pelayanan Idulfitri 1447 Hijriah di seluruh objek wisata Indonesia, Selasa (24 Maret 2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pos Pelayanan (Pos Yan) Simpang Dua Pematangsiantar itu menjadi bagian dari koordinasi nasional dalam memastikan pengamanan destinasi wisata dan pelayanan masyarakat selama masa libur Lebaran.

Vidcon tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda. Di antaranya Ketua Tim Was Ops Itwasda Polda Sumut Kombes Pol. Budi Pardamean Saragih, S.I.K., M.H., perwakilan Dandim 0207/Simalungun Mayor Inf. Arjun Sidauruk, perwakilan Dandenpom I/1 Pematangsiantar Mayor CPM Unchok Hutasoit, Danki Yon II Brimob Pematangsiantar AKBP Laurensius Siahaan, Ketua DPRD Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga, S.H., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Johannes Sihombing, S.STP., M.Si., serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Urat Hatoguan Simanjuntak, S.K.M., M.Kes.

Forum tersebut menjadi sarana koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat selama masa arus mudik, libur Lebaran, hingga arus balik.

Dalam pemaparan yang disampaikan secara nasional melalui vidcon, aktivitas masyarakat dilaporkan meningkat signifikan selama periode libur Idulfitri. Mobilitas tinggi terjadi baik sebelum, saat, maupun setelah hari raya, terutama akibat tradisi mudik dan meningkatnya kunjungan ke objek wisata.

Lonjakan mobilitas tersebut berpotensi memunculkan berbagai kerawanan, mulai dari antrean kendaraan, kemacetan lalu lintas, hingga kecelakaan di jalur padat. Aparat juga mewaspadai potensi gangguan keamanan lainnya, termasuk tindak kriminal yang kerap memanfaatkan situasi keramaian.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh instansi terkait dalam menjaga stabilitas keamanan masyarakat.

Menurut dia, koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang bertujuan mengamankan arus mudik dan seluruh rangkaian perayaan Idulfitri.

Kapolri juga mengingatkan seluruh personel di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik keramaian, kawasan wisata, serta lokasi yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas.

Berdasarkan laporan dari berbagai wilayah, situasi keamanan hingga saat ini masih terkendali. Personel gabungan dari berbagai instansi tetap disiagakan di Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan.

Dalam evaluasi tersebut, Kapolri juga mengapresiasi kinerja jajaran kepolisian yang dinilai berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban selama arus mudik Lebaran tahun ini. Meskipun volume kendaraan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah kecelakaan dan korban jiwa justru mengalami penurunan.

Capaian tersebut, menurut Kapolri, harus dipertahankan hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran selesai.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan rekayasa lalu lintas yang fleksibel dan berbasis data lapangan. Skema seperti one way, contraflow, hingga buka-tutup jalur diminta dilakukan secara adaptif sesuai dinamika lalu lintas.

Selain itu, kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026 diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan pada puncak arus balik.

Kapolri juga mengingatkan agar pengamanan di objek wisata tetap ditingkatkan, terutama di kawasan wisata air atau lokasi berisiko tinggi.

Secara terpisah, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Ia menjelaskan Pemerintah Kota Pematangsiantar telah mengoperasikan 50 titik kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan sistem pemantauan kepolisian.

“Pemko Pematangsiantar memiliki sekitar 50 titik CCTV yang dapat membantu masyarakat memantau kondisi lalu lintas selama libur Lebaran,” kata Wesly.

Akses pemantauan tersebut, lanjutnya, dapat digunakan masyarakat melalui laman resmi pemerintah daerah yang terhubung dengan sistem pengawasan lalu lintas.

Wesly juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Pematangsiantar, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengamanan Lebaran.

Menurut dia, pendekatan preventif dan humanis yang dilakukan aparat diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman sehingga masyarakat dapat menikmati masa libur bersama keluarga dengan nyaman.

Sementara itu, anggota Kompolnas Dr. Yusuf Warsyim, S.Ag., M.H., yang turut memantau situasi arus lalu lintas mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian, khususnya integrasi sistem CCTV di Kota Pematangsiantar yang dinilai membantu pengawasan lalu lintas secara real time.(AP/RED)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru