Prabowo: Pencak Silat Jati Diri Bangsa dan Pembentuk Karakter

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 18:15 WIB

40139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Sabtu, 11 April 2026.

Presiden Prabowo Subianto saat Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Sabtu, 11 April 2026.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pencak silat sebagai bagian dari jati diri bangsa Indonesia yang berperan dalam membentuk karakter dan nilai-nilai kesatria. Pernyataan itu disampaikan dalam Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Sabtu, 11 April 2026.

Dalam sambutannya, Presiden menyebut pencak silat tidak hanya berkaitan dengan kemampuan fisik, tetapi juga mengandung nilai moral dan budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai tersebut, menurut dia, mencakup keberanian, kehormatan, serta komitmen membela kebenaran dan keadilan.

“Pencak silat merupakan bagian dari budaya bangsa yang perlu dijaga dan dilestarikan,” ujar Prabowo.

Ia menekankan bahwa seorang pendekar dituntut memiliki keseimbangan antara kekuatan fisik dan kualitas batin, termasuk sikap rendah hati dan integritas. Menurut dia, semakin tinggi ilmu seseorang, semakin besar pula tanggung jawab moral yang menyertainya.

Presiden juga menyoroti pentingnya menjaga kebanggaan terhadap budaya nasional di tengah arus globalisasi. Ia menilai identitas budaya harus tetap menjadi fondasi dalam kehidupan berbangsa.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengajak masyarakat untuk terus menghargai warisan budaya, termasuk penggunaan busana tradisional sebagai bagian dari identitas nasional dalam berbagai kegiatan resmi.

Ia menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budaya dan leluhurnya. Oleh karena itu, pelestarian budaya, termasuk pencak silat, dinilai penting dalam menjaga jati diri bangsa.

Lebih lanjut, Presiden menilai peran Ikatan Pencak Silat Indonesia strategis dalam membina dan menjaga keberlangsungan pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus sarana pembentukan karakter generasi muda.

Ia mengajak seluruh insan pencak silat untuk menjaga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya serta memperkuat kontribusi dalam pembangunan karakter bangsa di tengah perubahan zaman. (Edo/Red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru