Prabowo Tiba di Moskow, Misi Besar Perkuat Hubungan Indonesia–Rusia

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 22:20 WIB

40116 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Vnukovo-2, Moskow, Federasi Rusia, pada Senin, 13 April 2026, pukul 07.45 waktu setempat.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Vnukovo-2, Moskow, Federasi Rusia, pada Senin, 13 April 2026, pukul 07.45 waktu setempat.

ATAPKOTA.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Vnukovo-2, Moskow, Federasi Rusia, pada Senin, 13 April 2026, pukul 07.45 waktu setempat, dalam rangka kunjungan kerja kenegaraan.

Kedatangan Kepala Negara menandai komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan kerja sama strategis dengan Rusia di tengah dinamika global.

Di bawah tangga pesawat, Presiden Prabowo disambut oleh Deputy Foreign Minister Rusia Andrey Rudenko, Director of State Protocol Department Rusia Igor Bogdashev, Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia Jose Tavares, serta Atase Pertahanan RI di Moskow Marsma TNI Budi Susilo.

Selama berada di Moskow, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum strategis untuk mempererat kemitraan kedua negara, terutama di bidang energi dan sektor-sektor prioritas lainnya.

Kunjungan ini juga mencerminkan langkah aktif diplomasi Indonesia dalam membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan negara-negara sahabat. Pemerintah Indonesia memandang Rusia sebagai mitra penting dalam mendukung stabilitas serta pertumbuhan ekonomi global.

Sebelumnya, Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu, 12 April 2026, pukul 23.10 WIB. Turut mendampingi dalam penerbangan tersebut, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Langkah diplomasi ini menegaskan komitmen Indonesia untuk terus aktif, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan nasional di panggung global. (Red)

Berita Terkait

MA Tolak Kasasi Wali Kota Pematangsiantar, SK Pemberhentian Syaiful Amin Tetap Batal
Wapres Gibran Temui Keluarga Petugas Gugur Saat Tangani Karhutla di Palangka Raya
Karhutla Berdampak pada Kualitas Udara, Wapres Gibran Minta Sekolah Siapkan Penyesuaian Pembelajaran
Wapres Gibran Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Pastikan Dampak Karhutla Ditangani
Seskab Teddy: Prabowo Langsung Instruksikan KSAL Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan
PT Socfindo Salurkan Bantuan 1 Unit AC ke SMPN 1 Gunung Meriah
Dari Bangku SMA, Pelajar Medan Ini Bermimpi Menjadi Kapolri Perempuan Pertama
PSEL Medan Raya Bernilai US$ 200 Juta Ditargetkan Beroperasi 2028, Pemprov Sumut Kawal Percepatan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIB

MA Tolak Kasasi Wali Kota Pematangsiantar, SK Pemberhentian Syaiful Amin Tetap Batal

Jumat, 11 September 2026 - 04:22 WIB

Wapres Gibran Temui Keluarga Petugas Gugur Saat Tangani Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 11 September 2026 - 04:17 WIB

Karhutla Berdampak pada Kualitas Udara, Wapres Gibran Minta Sekolah Siapkan Penyesuaian Pembelajaran

Jumat, 11 September 2026 - 03:10 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Pastikan Dampak Karhutla Ditangani

Jumat, 11 September 2026 - 02:22 WIB

Seskab Teddy: Prabowo Langsung Instruksikan KSAL Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan

Kamis, 10 September 2026 - 21:44 WIB

Dari Bangku SMA, Pelajar Medan Ini Bermimpi Menjadi Kapolri Perempuan Pertama

Kamis, 10 September 2026 - 20:15 WIB

PSEL Medan Raya Bernilai US$ 200 Juta Ditargetkan Beroperasi 2028, Pemprov Sumut Kawal Percepatan

Kamis, 10 September 2026 - 19:46 WIB

150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Rico Waas Soroti Risiko Kerja

Berita Terbaru