Pengamat Soroti Smart City Medan, Rico Waas Dinilai Berhasil Dorong Layanan Digital

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 09:30 WIB

40150 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat dari Universitas Islam Sumatera Utara, Rafriandi Nasution.

Pengamat dari Universitas Islam Sumatera Utara, Rafriandi Nasution.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Transformasi layanan publik berbasis digital di Kota Medan mulai menunjukkan hasil. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas, pemerintah kota meraih penghargaan nasional di bidang pelayanan publik digital.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang National Governance Award 2026 di Jakarta, Jumat (24/4/2026), dengan predikat Excellent City in Digital Public Service Transformation.

Pengamat dari Universitas Islam Sumatera Utara, Rafriandi Nasution, menilai capaian tersebut tidak terlepas dari arah kebijakan digitalisasi yang dijalankan Pemerintah Kota Medan dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam keterangannya pada Senin (27/4/2026), ia menyebut langkah menjadikan Medan sebagai kota berbasis smart city sudah berada pada jalur yang tepat.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi indikator awal bahwa transformasi layanan publik berbasis digital mulai berjalan dan memberikan dampak.

Rafriandi menjelaskan, digitalisasi layanan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga bertujuan memperkecil kesenjangan akses antara layanan manual dan digital di tengah masyarakat.

Ia mengapresiasi kinerja Wali Kota Rico Waas bersama Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap yang dinilai mendorong pelayanan publik yang lebih mudah diakses dan efisien.

Namun demikian, ia mengingatkan agar penguatan layanan digital tidak berhenti pada capaian simbolik, melainkan terus diperluas hingga ke tingkat paling dekat dengan masyarakat, seperti kelurahan dan kecamatan.

“Integrasi layanan hingga ke tingkat bawah perlu diperkuat, termasuk melalui fasilitas seperti pos layanan digital dan sosialisasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih adanya kesenjangan pemanfaatan layanan digital di masyarakat. Menurutnya, penguatan internal aparatur sipil negara (ASN) perlu diimbangi dengan peningkatan literasi digital masyarakat.

Selain itu, faktor infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi penentu keberhasilan transformasi digital. Ketersediaan akses internet yang memadai serta peningkatan kapasitas SDM menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian.

Rafriandi menilai, jika sistem digital berjalan optimal, pemerintah daerah akan lebih mudah memantau kinerja pelayanan publik serta merespons kebutuhan masyarakat secara cepat.

Di sisi lain, digitalisasi layanan publik juga dinilai berpotensi mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan memperluas akses layanan di berbagai sektor.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas menyatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Medan.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi layanan publik tidak semata soal teknologi, melainkan upaya memberikan kemudahan akses layanan bagi masyarakat. (Mery/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru