Medan Diproyeksikan Jadi Kota Metropolitan Berbasis Teknologi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:40 WIB

40206 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi Direktur Eksekutif sekaligus Sekretaris Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia, Alwis Rustam, bersama jajaran Pijar Foundation di Balai Kota Medan, Rabu, 13 Mei 2026.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi Direktur Eksekutif sekaligus Sekretaris Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia, Alwis Rustam, bersama jajaran Pijar Foundation di Balai Kota Medan, Rabu, 13 Mei 2026.

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Kota Medan dinilai memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi kota metropolitan berbasis teknologi. Posisi strategis sebagai pintu gerbang Indonesia bagian barat dinilai menjadi modal penting dalam pengembangan program nasional berbasis inovasi digital. Hal itu disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi Direktur Eksekutif sekaligus Sekretaris Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia, Alwis Rustam, bersama jajaran Pijar Foundation di Balai Kota Medan, Rabu, 13 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas menyebut perkembangan Kota Medan harus diiringi dengan penerapan teknologi pada berbagai sektor pelayanan dan pembangunan. Menurutnya, inovasi digital kini menjadi kebutuhan dalam mendukung efektivitas program pemerintah.

“Medan terus berkembang dengan berbagai potensi yang dimiliki. Karena itu, inovasi teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar manfaat pembangunan dapat langsung dirasakan masyarakat,” ujar Rico Waas.

Ia menjelaskan, Kota Medan saat ini turut menjadi bagian dari sejumlah program strategis nasional. Salah satunya pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditargetkan mencapai 255 unit guna menjangkau sekitar 700 ribu anak.

Selain itu, Medan juga dipilih sebagai lokasi pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) serta pengembangan sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT).

Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga menyoroti persoalan banjir yang masih menjadi tantangan di Kota Medan. Ia mengungkapkan terdapat dua faktor utama penyebab banjir, yakni banjir kiriman dari wilayah hulu dan banjir rob akibat pasang air laut.

“Pemko Medan mendorong kesiapsiagaan mandiri masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat kebencanaan,” katanya.

Sementara itu, Alwis Rustam menyampaikan bahwa Kota Medan bersama Kota Malang dipilih sebagai daerah percontohan dalam program pengembangan inovasi yang dijalankan Pijar Foundation.

Direktur Inovasi Pijar Foundation, Cynthia Krisanti, menambahkan pihaknya telah menyiapkan sejumlah solusi berbasis teknologi untuk diterapkan di Kota Medan.

“Kami memiliki inovasi teknologi di sektor kesehatan, iklim, kebencanaan, layanan lanjut usia, hingga ketahanan pangan,” ujar Cynthia.

Kolaborasi antara Pemerintah Kota Medan dan Pijar Foundation diharapkan dapat mempercepat transformasi kota menuju kawasan metropolitan yang lebih cerdas, tangguh, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat berbasis teknologi. (Mery/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru