Pemerintah Genjot Swasembada Pangan, Mensesneg Sebut Stok Beras Bulog Capai 5,3 Juta Ton

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 00:36 WIB

40229 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat program ketahanan pangan nasional melalui pembangunan infrastruktur penyimpanan pangan dan penguatan layanan gizi masyarakat. Langkah tersebut ditunjukkan saat Presiden menghadiri groundbreaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, yang mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut menyebut agenda di Tuban menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kemandirian pangan nasional. Pemerintah, kata dia, kini tidak hanya fokus mempertahankan capaian swasembada beras, tetapi juga mendorong peningkatan produksi jagung serta komoditas pangan strategis lainnya.

Prasetyo mengatakan keberhasilan swasembada beras pada 2025 menjadi pijakan pemerintah untuk memperluas penguatan sektor pangan nasional. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama lintas kementerian dan dukungan petani di berbagai daerah.

“Pemerintah saat ini terus memperkuat sektor pangan agar Indonesia memiliki ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan. Setelah swasembada beras tercapai, pemerintah juga mendorong penguatan produksi jagung dan komoditas pangan lainnya,” ujar Prasetyo Hadi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para petani yang dinilai berperan besar dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Menurutnya, keberhasilan menjaga pasokan pangan tidak terlepas dari kontribusi petani di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Prasetyo turut mengungkapkan bahwa cadangan beras pemerintah yang tersimpan di gudang Bulog kini mencapai 5,3 juta ton. Pemerintah menilai angka tersebut menjadi salah satu capaian penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

“Cadangan beras pemerintah saat ini mencapai 5,3 juta ton di gudang Bulog. Pemerintah ingin memastikan ketersediaan pangan tetap aman, harga terkendali, dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyebut pemerintah juga terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian, termasuk menjamin ketersediaan pupuk bagi petani. Ia mengatakan stok pupuk nasional dalam kondisi mencukupi dan sebagian telah diekspor ke sejumlah negara.

Menurut Amran, Indonesia mulai melakukan ekspor pupuk ke beberapa negara, di antaranya Australia, Filipina, Brasil, dan India. Ia menilai peningkatan produksi dalam negeri menjadi indikator penguatan sektor pertanian nasional.

Selain itu, Amran menyebut Indonesia telah mencapai swasembada jagung untuk kebutuhan pakan ternak. Pemerintah juga mengklaim harga pupuk dalam negeri mengalami penurunan sekitar 20 persen untuk membantu meningkatkan produktivitas petani.

“Pemerintah terus mendorong penguatan sektor pertanian, mulai dari swasembada beras, penguatan produksi jagung, hingga stabilitas pupuk bagi petani,” ujar Amran. (Rahmat/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru