Hadiri PIISU 2026, Wesly Silalahi Dukung Studi Kelayakan UMKM untuk Tarik Investasi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:30 WIB

40154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menghadiri PIISU 2026. Foto: Ist.

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menghadiri PIISU 2026. Foto: Ist.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., menghadiri pembukaan Pekan Inovasi Investasi Sumatera Utara (PIISU) Ke-12 Tahun 2026 bersama Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., serta para kepala daerah se-Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026) di Open Stage Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.

PIISU 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 menjadi wadah promosi investasi dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pameran produk unggulan, business matching, forum investasi, hingga pertunjukan seni dan budaya.

Dalam sambutannya, Gubernur Bobby Nasution mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Utara menerapkan feasibility study atau studi kelayakan terhadap UMKM sebagai dasar pengembangan usaha yang lebih terarah.

Menurut Bobby, studi kelayakan akan membantu pemerintah daerah memetakan potensi usaha, mengurangi risiko kegagalan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap UMKM yang akan dikembangkan.

“Jika ingin menawarkan peluang investasi, baik kepada investor dalam maupun luar negeri, pemerintah daerah cukup membawa data UMKM yang telah memiliki studi kelayakan. Dengan begitu, pengembangannya lebih terukur dan memiliki daya saing,” ujar Bobby.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat daya saing UMKM melalui digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, penyederhanaan perizinan, serta fasilitasi sertifikasi halal.

Selain itu, Bobby menegaskan bahwa inovasi dan investasi menjadi dua faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Inovasi harus terus didorong, sementara investasi perlu difasilitasi agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Utara, Nurbaiti Harahap, mengatakan PIISU 2026 mengusung tema “Inovasi dan Kolaborasi Menuju UMKM Sumut Berkah”.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan inovasi daerah, peluang investasi, produk unggulan UMKM, serta potensi pariwisata Sumatera Utara kepada investor dan masyarakat.

Pembukaan PIISU 2026 juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama kemitraan antara pelaku usaha besar dan UMKM sebagai upaya memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

Usai mengikuti pembukaan PIISU, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menyambut positif arahan Gubernur Sumatera Utara mengenai penerapan studi kelayakan bagi UMKM.

Menurut Wesly, pendekatan tersebut dapat membantu Pemerintah Kota Pematangsiantar mengevaluasi kelayakan usaha secara lebih komprehensif sehingga mampu meminimalkan risiko kegagalan bisnis sekaligus meningkatkan daya tarik investasi.

“Melalui pendekatan studi kelayakan, Pemerintah Kota Pematangsiantar dapat menilai potensi usaha UMKM secara menyeluruh sehingga pengembangannya lebih terarah dan memiliki peluang lebih besar menarik minat investor,” ujar Wesly. (AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru