Pemprov Sumut Targetkan Festival Bunga dan Buah Karo Naik Kelas Jadi Event Internasional

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:11 WIB

40142 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya, bersama Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Bupati Karo Antonius Ginting, jajaran Konsul Jenderal negara sahabat, membuka secara resmi Festival Bunga dan Buah Karo tahun 2026, di Taman Mejuah Juah Kota Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis (30/7/2026)

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya, bersama Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Bupati Karo Antonius Ginting, jajaran Konsul Jenderal negara sahabat, membuka secara resmi Festival Bunga dan Buah Karo tahun 2026, di Taman Mejuah Juah Kota Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis (30/7/2026)

ATAPKOTA.COM, KARO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan komitmennya untuk terus mendorong Festival Bunga dan Buah Karo berkembang menjadi ajang bertaraf internasional. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya saat membuka Festival Bunga dan Buah Karo 2026 di Taman Mejuah-juah, Berastagi, Kabupaten Karo, pada Kamis (30/7/2026).

Festival yang telah menjadi salah satu agenda unggulan pariwisata Sumatera Utara itu dinilai memiliki potensi besar dalam memperkuat citra daerah sekaligus menggerakkan sektor pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif.

Pembukaan festival turut dihadiri Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Bupati Karo Antonius Ginting, jajaran konsul jenderal negara sahabat, serta ribuan masyarakat dan wisatawan yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Surya mengatakan Festival Bunga dan Buah Karo yang telah diselenggarakan sejak dekade 1980-an bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mencerminkan rasa syukur masyarakat atas kesuburan tanah, hasil pertanian, dan kekayaan budaya Tanah Karo.

“Kita patut berbangga karena Festival Bunga dan Buah Karo telah menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Festival ini memiliki peran strategis dalam memperkuat citra Sumatera Utara sebagai destinasi pariwisata yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Surya.

Mengusung tema “The Eternal of Karo Paradise”, festival tahun ini diharapkan semakin memperkuat identitas Kabupaten Karo melalui kekayaan hortikultura, budaya, dan semangat gotong royong masyarakat.

Surya menegaskan Pemprov Sumut akan terus meningkatkan dukungan terhadap penyelenggaraan festival, baik melalui penguatan promosi, peningkatan kualitas kegiatan, maupun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus berkomitmen mendukung penyelenggaraan event berkualitas yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta memperkuat identitas budaya daerah,” katanya.

Dukungan terhadap pengembangan festival juga datang dari pemerintah pusat. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut Festival Bunga dan Buah Karo memiliki peluang besar berkembang menjadi agenda internasional.

Menurut Ferry, festival tersebut telah masuk dalam daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) sehingga memiliki posisi strategis dalam pengembangan pariwisata nasional.

“Festival Bunga dan Buah Karo merupakan salah satu dari 125 event terbaik di Indonesia. Kami siap mendukung agar penyelenggaraan tahun depan dapat ditingkatkan menjadi kegiatan bertaraf internasional,” ujar Ferry.

Pada kesempatan tersebut, Ferry Juliantono juga menerima penganugerahan marga Ginting sebagai bentuk penghormatan adat dari masyarakat Karo.

Sementara itu, Bupati Karo Antonius Ginting menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam memperluas promosi daerah hingga ke tingkat internasional.

“Kabupaten Karo perlu melangkah lebih jauh menuju panggung internasional melalui promosi pariwisata, investasi pertanian modern, pertukaran budaya, dan pengembangan ekonomi kreatif,” kata Antonius.

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 menghadirkan berbagai kegiatan, antara lain karnaval mobil hias dengan ornamen bunga dan buah khas Karo, pameran produk unggulan daerah dan UMKM, business matching, pertunjukan seni budaya, lomba tari tradisional, serta pembagian buah dan olahan buah kepada pengunjung.

Melalui sinergi sektor pertanian, agrowisata, koperasi, dan ekonomi kreatif, Pemprov Sumut berharap Festival Bunga dan Buah Karo terus berkembang sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus menjadi ikon pariwisata Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional.(AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru