Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Wisatawan Padati Berastagi di Bawah Pengamanan Ketat

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:19 WIB

40190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 resmi dibuka di Berastagi. Ribuan pengunjung memadati lokasi, sementara aparat gabungan mengamankan seluruh rangkaian acara.

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 resmi dibuka di Berastagi. Ribuan pengunjung memadati lokasi, sementara aparat gabungan mengamankan seluruh rangkaian acara.

ATAPKOTA.COM, KARO – Ribuan masyarakat dan wisatawan memadati Kota Berastagi saat Festival Bunga dan Buah (FBB) Kabupaten Karo Tahun 2026 resmi dibuka pada Kamis (30/7/2026). Festival tahunan yang menjadi agenda pariwisata unggulan Kabupaten Karo tersebut diawali dengan parade 23 mobil hias yang menampilkan ragam bunga dan buah khas daerah, sementara aparat gabungan melakukan pengamanan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polres Karo bersama Kodim 0205/Tanah Karo, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Perhubungan Kabupaten Karo di sejumlah titik strategis, mulai dari jalur pawai, lokasi acara, area parkir, hingga pusat keramaian.

Festival mengusung tema “The Eternal of Karo Paradise – Pesona Abadi Tanah Karo” dan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 09.25 WIB, Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., secara resmi melepas 23 kontingen mobil hias bunga dan buah yang menjadi daya tarik utama pembukaan festival.

Setelah menyelesaikan rute karnaval, seluruh kontingen tiba di Podium Kehormatan Taman Mejuah-juah, Berastagi. Sejumlah pejabat pusat dan daerah turut menghadiri pembukaan tersebut, di antaranya Menteri Koperasi Republik Indonesia Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., perwakilan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arditama Nusantara Putra, Anggota DPD RI Badikenita Br. Sitepu, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, pejabat pemerintah daerah, konsul negara sahabat, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian karnaval berakhir sekitar pukul 14.30 WIB dan dilanjutkan dengan seremoni pembukaan Festival Bunga dan Buah di Open Stage Taman Mejuah-juah. Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol opening ceremony oleh para pejabat, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke stan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pertunjukan seni dan hiburan yang dijadwalkan berlangsung hingga malam hari.

Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan pihaknya mengerahkan personel di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan tamu undangan selama festival berlangsung.

“Kami melaksanakan pengamanan secara terpadu bersama TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan agar seluruh rangkaian Festival Bunga dan Buah berjalan aman, tertib, dan lancar. Dengan demikian, masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati seluruh kegiatan dengan nyaman,” ujar AKBP Pebriandi Haloho.

Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 30 Juli hingga 1 Agustus 2026, di kawasan Open Stage Taman Mejuah-juah, Berastagi. Panitia memperkirakan sekitar 2.000 pengunjung akan menghadiri berbagai rangkaian kegiatan selama festival berlangsung.

Hingga berita ini ditulis, seluruh agenda pembukaan Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo 2026 masih berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif. Aparat gabungan tetap bersiaga untuk mengamankan jalannya kegiatan sekaligus mengatur kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi festival. (AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru