Enam Warga Terjebak Banjir di Serbelawan Berhasil Dievakuasi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:49 WIB

40144 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Banjir di Serbelawan.

Kondisi Banjir di Serbelawan.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Tim gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun berhasil mengevakuasi enam warga yang sempat terjebak banjir akibat meluapnya Sungai Sikkam di kawasan Pasar Bawah, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Kamis malam (30/7/2026).

Luapan sungai menyebabkan puluhan rumah warga terendam dengan ketinggian air diperkirakan mencapai sekitar tiga meter. Selain permukiman, banjir juga menggenangi sejumlah fasilitas umum dan sarana pendidikan di kawasan terdampak.

Menurut informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun, enam warga tidak sempat menyelamatkan diri saat debit air meningkat secara cepat sehingga bertahan di atap rumah sambil menunggu pertolongan.

Menerima laporan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Simalungun Budiman Silalahi langsung menuju lokasi dan membentuk tim gabungan yang melibatkan personel Koramil Serbelawan, Polsek Serbelawan, BPBD, pemerintah kecamatan, serta masyarakat setempat.

Tim kemudian melakukan evakuasi menggunakan perahu karet dengan menyusuri arus banjir menuju lokasi warga yang terjebak.

Berkat koordinasi dan kerja sama lintas instansi, proses penyelamatan berlangsung lancar. Keenam warga yang diperkirakan bertahan di atap rumah selama lebih dari dua jam berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Selanjutnya, para korban dibawa ke lokasi yang lebih aman untuk mendapatkan penanganan awal.

“Enam warga yang sempat bertahan di atas atap rumah berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim gabungan. Prioritas kami adalah memastikan keselamatan masyarakat dan melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak,” ujar Budiman Silalahi.

Berdasarkan pendataan sementara BPBD Kabupaten Simalungun, banjir merendam puluhan rumah warga, satu masjid, satu musala, serta dua fasilitas pendidikan, yakni Sekolah Jamiatul Wasliyah dan SD Muhammadiyah Bandar Selamat.

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD telah mendirikan tenda siaga serta menyiagakan personel dan armada guna mendukung proses evakuasi maupun penanganan lanjutan.

Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Simalungun untuk menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi warga terdampak banjir.

“Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar bantuan logistik dan kebutuhan pokok segera disalurkan kepada masyarakat terdampak,” kata Budiman.

BPBD juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai maupun kawasan rawan banjir, agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi.

Sementara itu, Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah Siregar, didampingi Lurah Serbelawan Lasma Damanik dan Kapolsek Dolok Batu Nanggar IPTU Rido V. Pakpahan, menjelaskan bahwa banjir terjadi dalam waktu singkat.

“Sekitar pukul 22.30 WIB air mulai naik. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 23.00 WIB, genangan telah merendam puluhan rumah warga di kawasan Pasar Bawah Serbelawan,” jelas Siti Aminah.

Menurutnya, banjir dipicu curah hujan tinggi yang disertai kiriman air dari wilayah Kecamatan Tapian Dolok, termasuk kawasan Perkebunan Bridgestone, sehingga debit Sungai Sikkam meningkat drastis.

Selain merendam permukiman, arus banjir juga menghanyutkan empat unit sepeda motor. Hingga berita ini ditulis, dua unit kendaraan telah ditemukan, sedangkan dua lainnya masih dalam proses pencarian.

Pemerintah Kabupaten Simalungun bersama TNI, Polri, BPBD, dan instansi terkait terus memantau perkembangan situasi serta melakukan langkah-langkah penanganan darurat untuk mempercepat pemulihan di wilayah terdampak. (AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru