Siswa Nanyang Zhi Hui School Raih Juara Internasional Robotics dan Coding

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 17:20 WIB

4062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa Nanyang Zhi Hui School meraih juara 2, 4, dan 5 dalam kompetisi robotics dan coding internasional di Thailand.

Siswa Nanyang Zhi Hui School meraih juara 2, 4, dan 5 dalam kompetisi robotics dan coding internasional di Thailand.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengapresiasi prestasi siswa-siswi Nanyang Zhi Hui School yang berhasil mengharumkan nama Indonesia melalui kompetisi robotics dan coding tingkat internasional.

Apresiasi tersebut disampaikan Zakiyuddin saat menerima audiensi jajaran Nanyang Zhi Hui School di Balai Kota Medan, Selasa (1/9/2026). Dalam pertemuan itu, pihak sekolah menyampaikan sejumlah capaian siswa dalam kompetisi robotik internasional.

Guru Pendamping Lomba, Eddy, didampingi Kepala Sekolah SD Jenny dan Kepala Sekolah SMP Ita, melaporkan bahwa tim Nanyang Zhi Hui School baru saja mengikuti World GreenMech Contest di Thailand pada Agustus 2026.

Kompetisi tersebut diikuti 398 tim dari berbagai negara. Dalam ajang itu, tim siswa Nanyang Zhi Hui School berhasil meraih juara kedua, keempat, dan kelima pada sejumlah kategori.

“Di ajang internasional itu kami berhasil menyabet juara 2, 4, dan 5 di sejumlah kategori,” ujar Eddy.

Zakiyuddin menyambut capaian tersebut dengan memberikan apresiasi kepada para siswa, guru pendamping, serta pihak sekolah yang telah mendukung pengembangan kemampuan di bidang teknologi.

Menurutnya, kemampuan siswa usia dini dalam merancang dan merakit robot untuk mengikuti kompetisi internasional merupakan capaian yang membanggakan.

“Anak-anak telah menunjukkan prestasi yang membanggakan. Di usia yang masih sangat muda, mereka sudah bisa merakit robot yang siap diperlombakan. Ini melatih imajinasi dan mengasah otak anak-anak, sekaligus efektif membantu mengurangi ketergantungan mereka pada gadget,” kata Zakiyuddin.

Selain memberikan apresiasi, Zakiyuddin mendorong agar kreativitas dan inovasi siswa tidak berhenti pada ajang perlombaan. Ia berharap karya robotik yang dikembangkan para siswa dapat terus disempurnakan sehingga memiliki manfaat yang lebih luas.

Ia bahkan menyarankan agar karya tersebut diperkenalkan kepada dunia industri atau perusahaan. Dengan demikian, inovasi siswa tidak hanya menjadi karya kompetisi, tetapi juga berpotensi memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan motivasi kepada para pelajar untuk terus berkarya.

Di sisi lain, Zakiyuddin mengingatkan agar pengembangan kemampuan akademik dan teknologi tetap berjalan seimbang dengan pendidikan karakter.

Menurutnya, kemampuan teknologi perlu dibarengi dengan pembentukan sikap, etika, dan budi pekerti agar prestasi yang diraih siswa memiliki fondasi karakter yang kuat.

“Di samping mengedepankan pendidikan akademik dan teknologi, sekolah juga harus terus mengajarkan sopan santun serta akhlak budi pekerti yang baik. Karakter yang kuat inilah yang menjadi bekal paling penting bagi masa depan mereka kelak,” tegasnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Pemerintah Kota Medan untuk memberikan dukungan moral terhadap capaian pelajar yang membawa nama Indonesia dalam kompetisi internasional. Prestasi tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak siswa di Kota Medan untuk mengembangkan kemampuan di bidang teknologi, inovasi, dan kreativitas.(AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru