ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., mengajak masyarakat membudayakan konsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan sehat dan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang anak serta upaya pencegahan stunting. Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Agar Tubuh Sehat, Kuat dan Cerdas untuk Mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045.” Pemerintah Kabupaten Asahan mengarahkan kegiatan itu tidak hanya untuk memperkenalkan manfaat konsumsi ikan, tetapi juga meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya pemenuhan gizi.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Asahan, Umar, S.P., M.M., dalam laporannya mengatakan kegiatan Gemarikan dikolaborasikan dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), antara lain Dinas Kesehatan serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Asahan.
Menurut Umar, kolaborasi tersebut juga diwujudkan melalui peninjauan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) bagi anak dan remaja yang memasuki usia 17 tahun.
Selain itu, kegiatan menyasar sejumlah kelompok yang dinilai memiliki peran penting dalam pemenuhan gizi keluarga, seperti calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, kader Posyandu, serta keluarga yang memiliki anak.
“Gemarikan diharapkan dapat mendorong masyarakat membiasakan konsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan sehat dan bergizi. Langkah ini sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting dan pembentukan generasi yang sehat, kuat, serta cerdas,” ujar Umar dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan juga melibatkan 35 anak PAUD yang mengikuti lomba mewarnai. Sementara itu, 30 peserta lainnya berasal dari kelompok calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, kader Posyandu, TP PKK Desa Sipaku Area, serta unsur tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutan Bupati Asahan yang disampaikan Wakil Bupati Rianto, pemerintah daerah menekankan potensi sektor perikanan sebagai salah satu sumber daya yang dimiliki Kabupaten Asahan.
Rianto menyampaikan bahwa ikan merupakan sumber protein hewani yang mengandung berbagai zat gizi, termasuk omega-3, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh.
Ia menilai konsumsi ikan secara rutin dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi yang mendukung kesehatan serta pertumbuhan anak. Namun, pemenuhan gizi tersebut menurutnya perlu diperhatikan sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun atau periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Pemenuhan gizi perlu diperhatikan sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Asupan makanan yang baik pada periode tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak,” kata Rianto.
Ia menambahkan, kegiatan Gemarikan menjadi salah satu sarana pemerintah daerah untuk menyampaikan edukasi mengenai manfaat konsumsi ikan sekaligus mendorong keluarga menjadikan ikan sebagai salah satu pilihan menu dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Asahan, lanjut Rianto, mengajak masyarakat membangun kebiasaan konsumsi ikan sebagai bagian dari pola hidup sehat. Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan bersama dengan berbagai program pemenuhan gizi lainnya dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, kuat, dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045.
Sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Asahan Umar, S.P., M.M., sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, pengurus TP PKK Kabupaten Asahan, Camat Simpang Empat beserta Ketua TP PKK Kecamatan Simpang Empat, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Simpang Empat, pengurus Dharma Wanita Kabupaten Asahan, Kepala Desa Sipaku Area beserta TP PKK Desa Sipaku Area, serta tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat.(AP/red)

































