SDN 064999 Marelan Hanya Punya 7 Kelas dan Dinding Retak, Rico Waas Rencanakan Gedung 2 Lantai

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026 - 20:09 WIB

4059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Kondisi bangunan dan keterbatasan ruang kelas di UPT SD Negeri 064999, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, menjadi perhatian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat meninjau kawasan Jalan Marelan II, Pasar 4 Timur, Sabtu (12/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Rico Waas melihat langsung kondisi fisik bangunan sekolah yang mengalami sejumlah kerusakan, termasuk bagian dinding yang retak. Selain persoalan bangunan, sekolah tersebut juga menghadapi keterbatasan ruang kelas yang berdampak pada pola pembelajaran siswa.

“Sekolah tadi keluhannya salah satunya, pertama ada dinding-dinding yang retak-retak. Itu juga akan segera kita benahi,” ujar Rico Waas.

Selain persoalan kondisi bangunan, UPT SD Negeri 064999 saat ini hanya memiliki tujuh ruang kelas. Keterbatasan tersebut membuat sekolah menerapkan sistem pembelajaran bergilir atau dua sif untuk menampung seluruh rombongan belajar.

Menurut Rico, kondisi tersebut perlu mendapat solusi agar proses belajar mengajar tidak terus terkendala oleh keterbatasan ruang.

“Salah satu yang jadi perhatian adalah UPT SD 064999 ini dua sif, sehingga waktu belajarnya terbagi dua dalam tujuh kelas ini. Kita usahakan supaya ditingkat menjadi dua lantai,” kata Rico.

Ia mengatakan, pembangunan gedung sekolah menjadi dua lantai direncanakan masuk dalam program tahun depan. Namun, rencana tersebut tetap perlu diterjemahkan lebih lanjut melalui perencanaan teknis dan penganggaran pemerintah daerah.

“Kita rencanakan tahun depan pembangunannya. Begitu dua lantai terbangun, agar anak-anak bisa lebih nyaman lagi belajarnya,” jelasnya.

Rico meninjau sekolah tersebut didampingi Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Khairul Azmi, serta Camat Medan Marelan Zulkifli Syahputra Pulungan.

Perhatian terhadap SDN 064999 dilakukan di tengah peninjauan pembenahan infrastruktur di Kecamatan Medan Marelan. Sebelumnya, Rico juga meninjau kegiatan gotong royong serta pengerjaan drainase di kawasan Jalan Marelan II, Pasar 4 Timur.

Menurut Rico, persoalan infrastruktur di kawasan padat penduduk seperti Marelan membutuhkan penanganan secara bertahap, baik terhadap drainase maupun fasilitas pelayanan publik, termasuk sarana pendidikan.

Rencana pembangunan gedung dua lantai di SDN 064999 diharapkan dapat mengatasi keterbatasan ruang kelas sekaligus mengurangi ketergantungan sekolah terhadap sistem pembelajaran dua sif.

Namun, realisasi rencana tersebut masih menjadi pekerjaan lanjutan Pemko Medan. Selain memastikan kondisi struktur bangunan yang akan direnovasi, pemerintah perlu menjelaskan besaran anggaran, desain pembangunan, jumlah ruang kelas yang akan tersedia, serta target waktu pelaksanaan agar rencana tersebut dapat diukur dan dipantau masyarakat.

Dengan demikian, persoalan tujuh ruang kelas dan kondisi dinding yang retak tidak berhenti pada agenda peninjauan, tetapi benar-benar berujung pada perbaikan fasilitas pendidikan yang aman dan layak bagi siswa.(MB/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru