Etnis Tionghoa Setara dalam PSBD ke-VI Asahan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 15:51 WIB

40213 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan barongsai, musik tradisional, dan tari khas Tionghoa yang memukau penonton.

Penampilan barongsai, musik tradisional, dan tari khas Tionghoa yang memukau penonton.

ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menghadiri malam penampilan seni dan budaya etnis Tionghoa dalam rangkaian Pagelaran Seni dan Budaya Daerah (PSBD) ke-VI. Acara berlangsung meriah di Lapangan PSBD, Jalan Taufan Gama Simatupang, Kisaran, pada Senin malam (13/10/2025).

Acara ini turut dihadiri Forkopimda Asahan, Bendahara Partai Gerindra Sumatera Utara Meriyawaty Amelia Prasetio (Yin MAP), serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Mereka menyatu dalam suasana hangat untuk menyaksikan keberagaman budaya yang mencerminkan semangat kebersamaan warga Asahan.

Sekretaris Etnis Tionghoa Asahan, Joseph Randy, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan etnis Tionghoa dalam PSBD menunjukkan pengakuan terhadap peran mereka dalam kehidupan sosial.

“Kami merasa bangga dan bersyukur karena etnis Tionghoa kini diakui dan diterima setara di tengah masyarakat Asahan,” ujarnya penuh haru.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kesetaraan lintas etnis. Ia menilai, partisipasi seluruh etnis menjadi bukti nyata bahwa Asahan menolak segala bentuk diskriminasi.

“Etnis Tionghoa memiliki hak, ruang, dan fasilitas yang sama dengan 14 etnis lain di Asahan. Pemerintah daerah tidak membeda-bedakan, baik etnis besar maupun kecil. Semuanya setara di mata pemerintah,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa hingga kini, sudah ada enam etnis yang memperoleh tanah untuk pembangunan rumah seni dan budaya. Proyek tersebut diharapkan rampung dan dapat digunakan masyarakat dalam dua tahun ke depan.

Usai sambutan, Wakil Bupati bersama Forkopimda menyaksikan penampilan barongsai, musik tradisional, dan tari khas Tionghoa yang memukau penonton. Pertunjukan tersebut menggambarkan harmoni antaretnis yang menjadi kekuatan sosial Kabupaten Asahan.

“Mari kita jaga semangat persatuan dan kebersamaan. Budaya adalah identitas yang harus kita rawat bersama,” tutup Rianto dengan penuh optimisme. (DO)

Berita Terkait

MA Tolak Kasasi Wali Kota Pematangsiantar, SK Pemberhentian Syaiful Amin Tetap Batal
Wapres Gibran Temui Keluarga Petugas Gugur Saat Tangani Karhutla di Palangka Raya
Karhutla Berdampak pada Kualitas Udara, Wapres Gibran Minta Sekolah Siapkan Penyesuaian Pembelajaran
Wapres Gibran Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Pastikan Dampak Karhutla Ditangani
Seskab Teddy: Prabowo Langsung Instruksikan KSAL Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan
PT Socfindo Salurkan Bantuan 1 Unit AC ke SMPN 1 Gunung Meriah
Dari Bangku SMA, Pelajar Medan Ini Bermimpi Menjadi Kapolri Perempuan Pertama
PSEL Medan Raya Bernilai US$ 200 Juta Ditargetkan Beroperasi 2028, Pemprov Sumut Kawal Percepatan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIB

MA Tolak Kasasi Wali Kota Pematangsiantar, SK Pemberhentian Syaiful Amin Tetap Batal

Jumat, 11 September 2026 - 04:22 WIB

Wapres Gibran Temui Keluarga Petugas Gugur Saat Tangani Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 11 September 2026 - 04:17 WIB

Karhutla Berdampak pada Kualitas Udara, Wapres Gibran Minta Sekolah Siapkan Penyesuaian Pembelajaran

Jumat, 11 September 2026 - 03:10 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Pastikan Dampak Karhutla Ditangani

Jumat, 11 September 2026 - 02:22 WIB

Seskab Teddy: Prabowo Langsung Instruksikan KSAL Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan

Kamis, 10 September 2026 - 21:44 WIB

Dari Bangku SMA, Pelajar Medan Ini Bermimpi Menjadi Kapolri Perempuan Pertama

Kamis, 10 September 2026 - 20:15 WIB

PSEL Medan Raya Bernilai US$ 200 Juta Ditargetkan Beroperasi 2028, Pemprov Sumut Kawal Percepatan

Kamis, 10 September 2026 - 19:46 WIB

150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Rico Waas Soroti Risiko Kerja

Berita Terbaru