Gibran Tinjau Sekolah Rakyat Cirebon, Dorong Pemerataan Pendidikan untuk Anak Miskin

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 16:00 WIB

40124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka  saat diskusi dengan siswa Sekolah Rakyat SMPN 18 Cirebon, Jumat (24/10/2025).

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka saat diskusi dengan siswa Sekolah Rakyat SMPN 18 Cirebon, Jumat (24/10/2025).

ATAPKOTA.COM – Usai meninjau Pasar Jagasatru, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melanjutkan kunjungan kerjanya di Kota Cirebon, Jawa Barat, dengan meninjau Sekolah Rakyat SMPN 18 Cirebon, Jumat (24/10/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengawal program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Setibanya di lokasi, Wapres disambut oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Rhizal Umami Haffi, serta jajaran Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial Kota Cirebon. Ia kemudian meninjau ruang belajar, asrama, dan berbagai fasilitas sekolah, sembari memantau langsung proses kegiatan belajar-mengajar.

Dalam dialognya, Wapres mendengarkan penjelasan dari pihak sekolah dan pemerintah daerah terkait pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Ia menegaskan agar seluruh kebutuhan sarana pembelajaran segera diinventarisasi dan dipenuhi, sehingga proses belajar siswa berjalan lebih optimal.

Kepala Dinas Sosial Kota Cirebon, Santi Rahayu, mengakui masih ada kebutuhan yang dalam proses pengadaan, seperti seragam dan perangkat komputer. Menanggapi hal itu, Wapres memastikan pemerintah pusat telah menyiapkan mekanisme distribusi bantuan sarana pendidikan yang kini memasuki tahap tender.

“Tadi Pak Wapres menyampaikan bahwa proses tender sudah berjalan, tinggal menunggu waktu pendistribusian ke Sekolah Rakyat,” terang Santi.

Santi menambahkan, program Sekolah Rakyat memberikan manfaat besar bagi keluarga pra-sejahtera di Cirebon. “Alhamdulillah, sejak diluncurkan 6 Juli lalu, Cirebon sudah memiliki dua rombel SD dan dua rombel SMP,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan program ini melibatkan tiga satuan tugas lintas instansi, yakni Dinas Sosial untuk rekrutmen siswa, Dinas Pendidikan untuk penyediaan tenaga pendidik, serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk sarana dan prasarana. Seluruh siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga Desil 1 dan 2, atau masyarakat berpenghasilan rendah.

Melalui kunjungan ini, Wapres Gibran menegaskan bahwa pemerintah terus memantau pelaksanaan Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Ia menilai pemerataan akses pendidikan merupakan kunci utama membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. (AK1)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru