ATAPKOTA, TAPSEL – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu, menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan target Tapanuli Selatan swasembada ikan air tawar.
Hal ini terlihat dari kegiatan pembukaan Lubuk Larangan Anak Yatim Desa Janji Manaon dan peninjauan pembangunan kolam Kampung Perikanan Budidaya SIMATORAS BAGUSI di Desa Sitampa Simatoras, Kecamatan Batang Angkola.
Bupati Gus Irawan bersama Wakil Ketua DPRD Tapsel, Abdul Basith Dalimunthe, menabur 6.000 benih ikan mas, tawes, jurung, baung, dan lampam di Bendungan Irigasi Batang Angkola, Desa Aek Libung, Kecamatan Sayur Matinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi ikan air tawar di Tapsel dan mendukung program ketahanan pangan nasional.
Bupati Gus Irawan mengapresiasi program kearifan lokal Lubuk Larangan dan Kampung Perikanan Budidaya SIMATORAS BAGUSI yang memanfaatkan lahan rawa menjadi kolam ikan. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus ditingkatkan untuk mewujudkan target Tapsel swasembada ikan.
Program swasembada ikan air tawar ini juga mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Bupati Gus Irawan berharap bahwa program ini dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memenuhi kebutuhan pasar ikan air tawar di Tabagsel. (Pardosi)/PR
ATAPKOTA, TAPANULI SELATAN – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan target Tapanuli Selatan swasembada ikan air tawar dan mengambil alih produsen pemenuhan kebutuhan pasar di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).
Pada Minggu (18/5/2025), Bupati Gus Irawan membuka Lubuk Larangan Anak Yatim Desa Janji Manaon dan meninjau pembangunan kolam Kampung Perikanan Budidaya SIMATORAS BAGUSI di Desa Sitampa Simatoras, Kecamatan Batang Angkola.
Selain itu, ia juga menabur 6.000 benih ikan mas, tawes, jurung, baung, dan lampam di Bendungan Irigasi Batang Angkola, Desa Aek Libung, Kecamatan Sayur Matinggi.
Bupati Gus Irawan menjelaskan bahwa program swasembada ikan air tawar ini juga erat kaitannya dengan program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
“Program ini juga sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pemenuhan kebutuhan pasar ikan air tawar, khususnya di Tabagsel, harus kita ambil alih,” jelasnya.
Bupati Gus Irawan mengapresiasi program kearifan lokal Lubuk Larangan dan Kampung Perikanan Budidaya SIMATORAS BAGUSI yang memanfaatkan lahan rawa menjadi kolam ikan.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus ditingkatkan untuk mewujudkan target Tapsel swasembada ikan.
Ketua dan Sekretaris Panitia Lubuk Larangan Anak Yatim Desa Janji Manaon, Lahuddin Nasution dan Muddan Nasution, berterima kasih kepada Bupati Gus Irawan atas kesediaannya membuka lubuk larangan tersebut.
“Kami bangga bapak bersedia hadir membuka lubuk larangan ini. Kami bersyukur bapak membawa Bupati Tapsel dua periode pak Syahrul Pasaribu, Sekda pak Sofyan, Kadis Perikanan pak Syaiful dan pimpinan DPRD Tapsel pak Basith hadir di acara ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Budidaya Perikanan Berkah Komplek Paya Puri Sitampa Simatoras, Muhammad Nur, berharap kolaborasi dengan Pemkab Tapsel dapat sukses dan lancar dalam mengelola Kampung Perikanan Budidaya SIMATORAS BAGUSI.
“Kami warga Kelurahan Sigalangan, Desa Janji Manaon, dan Desa Sitampa Simatoras disingkat SIMATORAS, siap mendukung program Tapsel swasembada ikan,” ujar Tokoh masyarakat sekaligus menjabat sebagai anggota DPRD Tapsel, Ikhwan Nasution.(Pardosi)
































