Bupati Al-Farlaky Prioritaskan Perbaikan Dua Jembatan Rusak di Peureulak

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 15 Juli 2025 - 12:35 WIB

40355 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Iskandar Usman Al- Farlaky, S.H.I, M.Si turun langsung meninjau dua jembatan rusak yang selama ini menjadi akses vital masyarakat, masing-masing di Gampong Seunebok Aceh menuju Bale Buya, serta jembatan di kawasan Seneubok Pesangan dan Dama Tutong, Senin 14 Juli 2025.

Bupati Iskandar Usman Al- Farlaky, S.H.I, M.Si turun langsung meninjau dua jembatan rusak yang selama ini menjadi akses vital masyarakat, masing-masing di Gampong Seunebok Aceh menuju Bale Buya, serta jembatan di kawasan Seneubok Pesangan dan Dama Tutong, Senin 14 Juli 2025.

ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si, meninjau langsung dua jembatan rusak yang menjadi akses vital masyarakat di Peureulak, Senin (14/07/2025).

Dua titik yang dikunjungi yakni jembatan penghubung Gampong Seunebok Aceh ke Bale Buya dan jembatan di kawasan Seunebok Pesangan–Dama Tutong.

Peninjauan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Aceh Timur dalam merespons langsung persoalan infrastruktur yang mengancam keselamatan warga.

“Ini bukan hanya soal bangunan. Ini menyangkut nyawa. Jembatan ini sudah tidak layak dilintasi,” tegas Bupati Al-Farlaky.

Bupati hadir bersama Sekda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta jajaran perangkat daerah. Ia menyatakan, pembangunan jembatan akan diprioritaskan, namun tetap disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

Jembatan Bale Buya sepanjang lebih dari 30 meter sudah lapuk di berbagai sisi. Karena berdiri di atas lahan milik PT. Kereta Api Indonesia (KAI), Bupati meminta pemerintah gampong segera menyurati PT KAI agar proses pembangunan berjalan sesuai prosedur hukum.

“Kita siap bangun, tapi prosedur tetap harus kita penuhi supaya tidak ada masalah hukum,” jelasnya.

Menurut warga, jembatan ini kerap dilalui pelajar dan masyarakat. Bahkan pernah terjadi insiden warga jatuh ke sungai akibat kerusakan jembatan.

“Banyak anak-anak sekolah yang bergantung pada jembatan ini. Ini harus segera kita tangani,” kata Bupati.

Di sela kunjungan, Bupati juga mengingatkan para kepala desa untuk segera menjalankan program prioritas yang telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati.

Beberapa program yang disebut antara lain:

  • Santunan fardhu kifayah bagi warga meninggal.

  • Listrik gratis bagi keluarga kurang mampu.

  • Beasiswa santri Dayah Muadalah.

“Pak Geuchik, jalankan Perbup. Jangan ragu. Jangan sampai kami harus tanya terus. Jalankan saja,” tegasnya.

Wartawan : Hasbi / kr

Berita Terkait

1.115 Warga Disebut Dukung Investasi, Tokoh Beutong Ateuh Sampaikan Aspirasi ke Komisi III DPR
Aktivis HAM Aceh Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana
24 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Fasilitas SMAN 1 Pulau Banyak Memprihatinkan, Asrama Bak Sarang hantu
Kapolda Aceh Tekankan Perencanaan Polri Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat
Ketua LSM CAPA Aceh Tantang Konsultan Pengawas Buktikan Spesifikasi Rehabilitasi SDN Dring Tujoh Nagan Raya
Final Simpang Kanan Cup I 2026 Digelar Malam Ini, Empat Tim Berebut Gelar Juara
Jembatan Gantung Kendawi Capai 80 Persen, Ditargetkan Beroperasi 16 Agustus 2026
Wapres Gibran Spontan Singgah di SDN 11 Jangka, Sapa Siswa dan Tinjau Keluhan Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru