MUI Imbau Warga Pematangsiantar Jaga Predikat Kota Toleransi, Hindari Anarkis saat Demo

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 31 Agustus 2025 - 17:25 WIB

40449 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar, Drs. Ali Lubis, yang juga merupakan bagian dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), mengimbau masyarakat untuk menjaga kerukunan dan menahan emosi, khususnya saat aksi demo pada Senin (1/9/2025).

Gelombang unjuk rasa sebelumnya telah terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Aksi serupa dikabarkan juga akan berlangsung di Kota Pematangsiantar pada Senin besok.

Ali Lubis menegaskan bahwa masyarakat dipersilakan berunjuk rasa, namun harus dilakukan secara baik dan tertib. Ia mengingatkan agar tidak ada tindakan anarkis, perusakan, ataupun penjarahan yang dapat merusak persatuan bangsa.

“Mudah-mudahan kita semua dalam lindungan Yang Maha Kuasa. Kami mendengar besok akan ada demo dari berbagai pihak. Atas nama MUI dan FKUB, kami mempersilakan berunjuk rasa, tetapi dengan cara yang baik. Jangan ada anarkis, jangan ada kerusakan, apalagi penjarahan yang bisa merusak bangsa ini,” tutur Ali Lubis.

Ia menambahkan bahwa Kota Pematangsiantar telah mendapat predikat sebagai kota paling rukun kelima di Indonesia.

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat serta pemerintah. Karena itu, penyampaian aspirasi harus dilakukan dengan cara santun, arif, dan bijaksana.

“Kita sudah mendapat predikat kota toleransi kelima di Indonesia. Untuk sampai ke sini, ada dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Mari kita jaga bersama kota ini. Ajak teman-teman kita agar menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik,” katanya.

Ali Lubis juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba merusak rumah ibadah, fasilitas umum, maupun objek vital. “Jangan ada anarkis, jangan ada upaya melakukan kerusakan,” tegasnya. (Red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Posyandu Tak Lagi Hanya Layani Kesehatan Ibu dan Anak, Ini Transformasi yang Dibahas di Sumut
16 Orang Diperiksa, Tersangka Belum Ada: Ada Apa di Balik Dugaan Korupsi Komputer Dinkes Pematangsiantar
Wesly Silalahi Luncurkan PESONA BABANG QRIS TAMPAN, Pembayaran PBB-P2 Kini Makin Digital
Wali Kota Wesly Silalahi Terima Pengurus Wanita Islam, Bahas Sinergi dan Pemberdayaan Perempuan
TP PKK Pematangsiantar Raih Dua Penghargaan di Jambore Kader PKK Sumut 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru