ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Ajang bergengsi Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 yang berlangsung pada 28–29 Agustus di Nusantara Hall, ICE BSD, Tangerang, resmi ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, Sabtu (30/8/2025).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun mencatat prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Stand Terbaik Kategori Komunikatif.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Simalungun, Eva Tambunan, yang hadir mewakili daerah.
Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas pencapaian ini.
“Alhamdulillah, pada penutupan Apkasi Otonomi Expo 2025 ini Kabupaten Simalungun mendapatkan penghargaan. Prestasi ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Simalungun dan tim kerja perangkat daerah yang telah berperan aktif dalam kegiatan ini,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, penghargaan ini merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran Pemkab dalam menciptakan terobosan, baik di bidang pelayanan publik, pengembangan UMKM, maupun promosi potensi daerah.
“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi demi kemajuan Kabupaten Simalungun,” tambahnya.
Dalam ajang tahunan yang mempertemukan pemerintah daerah se-Indonesia ini, Pemkab Simalungun tidak hanya memamerkan produk UMKM unggulan, tetapi juga mengangkat kekayaan pariwisata dan budaya. Strategi ini dilakukan untuk memperkuat posisi Simalungun sebagai salah satu destinasi unggulan nasional.
Stand Simalungun bahkan menarik perhatian Menko Pangan RI, Zulkifli Hasan, yang hadir dan mengunjungi langsung.
“Wah, ini bawang merah varietas unggul, besar dan berat. Saya janji akan menjadwalkan kunjungan ke Simalungun untuk melihat langsung potensi pertaniannya,” kata Menko Pangan usai menyaksikan pameran hasil pertanian daerah.
Sebagai bentuk penghormatan, Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menyematkan pakaian adat Simalungun, Gotong dan Suri-suri, kepada Zulkifli Hasan.
Dengan kehadiran serta dukungan pemerintah pusat, diharapkan komunikasi dan perhatian terhadap Kabupaten Simalungun semakin meningkat, sehingga berdampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Sarmedi/red)

































