Bukan Hanya Kopi, Jamu Kini Jadi Gaya Hidup Anak Muda Medan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:42 WIB

40458 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aren Late merupakan salah satu produk jamu keraton. Rabu, (27/8)

Aren Late merupakan salah satu produk jamu keraton. Rabu, (27/8)

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengapresiasi pelaku UMKM lokal yang berupaya menjadikan minum jamu sebagai tren baru dengan kemasan modern.

Apresiasi itu disampaikannya usai menghadiri grand opening Ramuan Keraton Coffee & Herbal di Jalan Pembangunan, Kelurahan Padang Bulan Selayang, Kecamatan Medan Selayang, Rabu (27/8/2025).

“Minum jamu sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia sejak dulu. Jika dikemas dengan baik, jamu bisa jadi tren baru. Ramuan Keraton mencoba mengampanyekan gaya hidup sehat: nongkrong, tapi minumnya jamu,” kata Rico.

Menurut Rico, jamu tidak hanya soal rasa pahit atau citra minuman orang tua. Dengan racikan kreatif, jamu bisa disajikan segar, lembut, dan tetap menyehatkan. “Apakah untuk tubuh, pencernaan, atau kesehatan lainnya, pasti ada manfaatnya. Jadi sambil nongkrong, kita juga mengampanyekan hidup sehat,” ujarnya.

Suasana acara semakin hangat saat Rico menantang anak-anak muda untuk mencoba jamu. “Anak muda minum jamu? Yakin? Coba minum jamunya. Kalau kopi sudah jadi lifestyle, jamu juga bisa kita jadikan gaya hidup baru,” ucapnya sambil tersenyum, disambut tawa para undangan.

Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan, Benny Iskandar Nasution, serta Camat Medan Selayang, M. Husnul Hafis. Kehadiran kafe jamu modern ini diharapkan menambah ruang baru untuk berkumpul sekaligus mendorong UMKM kreatif berbasis kearifan lokal.

Owner Ramuan Keraton, Ferdi, bersama rekannya, Panca, memperkenalkan menu khas seperti Sedar Jiwo dan Kuat Jiwo. Racikan kunyit, jahe, kapulaga, secang, dan cengkeh tanpa bahan kimia ini diklaim menyehatkan tubuh.

“Kami ingin jamu bisa dinikmati semua kalangan, termasuk anak muda. Rasanya segar, ringan, dan bisa dinikmati panas atau dingin,” jelas Ferdi.

Ke depan, Ramuan Keraton berencana menghadirkan konsep jamu artisan, termasuk sparkling jamu dengan soda dan jamu rasa vanila. Semua demi satu tujuan: menjadikan jamu bukan hanya tradisi lama, tetapi gaya hidup sehat masa kini. (Mery/red)

Berita Terkait

Rico Waas Ingatkan PUD Pasar: Jangan Hanya Kejar Bisnis,Pembenahan Pasar dan Pedagang Harus Jadi Prioritas
Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan
Bobby Nasution Minta Anggaran Kampung Kreatif Gunungsitoli Perhatikan Rumah Warga Miskin
Rico Waas Minta Maaf atas Gangguan Lalu Lintas akibat Pembangunan Infrastruktur di Medan
Targetkan 50.000 Lapangan Kerja, Rico Waas Dorong Integrasi Data Pencari Kerja
Pemprov Sumut Siapkan Rp 13,2 Miliar untuk Renovasi 440 Rumah Tidak Layak Huni
BRIN Ungkap Potensi Limbah Sawit Hasilkan Listrik 3,9 Gigawatt, Prabowo Dorong Percepatan Riset
Beras Sumut Surplus 27.633 Ton, Pemprov Genjot Kawasan Pertanian Unggulan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru