Bobby Nasution Siap Sambut Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark 2025

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 1 Juli 2025 - 23:27 WIB

40140 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 rapat koordinasi yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30, Medan, Senin (30/6).

rapat koordinasi yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30, Medan, Senin (30/6).

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, bersama tujuh kepala daerah dari kawasan Danau Toba, bersiap menyambut kedatangan asesor UNESCO dalam rangka revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark (UGGp) tahun 2025.

Persiapan ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30, Medan, Senin (30/6). Rapat tersebut dihadiri oleh para bupati dari Samosir, Tapanuli Utara, Toba, Simalungun, Dairi, Karo, dan Humbang Hasundutan, serta pimpinan OPD Pemprov Sumut dan sejumlah instansi vertikal.

Dalam sambutannya, Bobby menekankan pentingnya sinergi antar daerah untuk memastikan proses revalidasi berjalan sukses dan menghasilkan rekomendasi terbaik bagi geopark Danau Toba.

“Tahun ini kita berjuang untuk kembali mendapatkan Green Card. Tadi disebutkan ada empat rekomendasi dari UNESCO yang harus segera ditindaklanjuti bersama,” ujar Bobby.

Empat Rekomendasi Penting dari UNESCO

Dalam rapat tersebut, terungkap empat rekomendasi utama dari UNESCO bagi Kaldera Toba:

  1. Perlu penelitian berkelanjutan dan peta geologi yang lengkap

  2. Peningkatan visibilitas geopark melalui panel informasi yang mudah dipahami masyarakat

  3. Penguatan warisan budaya lokal

  4. Aktivasi badan pengelola dalam menyelenggarakan berbagai event berskala nasional dan internasional

Bobby juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat sekitar, khususnya terkait kebiasaan yang bisa merusak geosite, seperti pembakaran liar. Ia mendorong keterlibatan aparat penegak hukum dalam mendampingi masyarakat menjaga kelestarian kawasan.

“Edukasi ke masyarakat tidak boleh berhenti. Kita juga perlu dukungan dari kepolisian agar perlindungan kawasan geopark lebih optimal,” tambahnya.

Geopark dan Peran Strategis dalam SDGs

Direktur Sumber Daya Energi, Mineral, dan Pertambangan Kementerian PPN/Bappenas, Togu Santoso Pardede, dalam paparannya menjelaskan bahwa geopark merupakan program resmi UNESCO sejak 2015. Geopark mencakup warisan geologi (geoheritage), keanekaragaman geologi (geodiversity), hayati (biodiversity), serta budaya (culture diversity).

“Saat ini terdapat 229 UNESCO Global Geopark di 50 negara. Tiongkok memiliki jumlah terbanyak dengan 49 geopark, disusul Spanyol (18), Indonesia dan Italia (masing-masing 12), serta Jepang (10),” sebut Togu.

Ia menambahkan, UGGp diharapkan mampu mendorong pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) melalui geowisata berbasis masyarakat.

General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BPTCUGGp), Azizul Kholis, menyampaikan bahwa revalidasi akan dilaksanakan pada 21–25 Juli 2025. Para asesor, Jose Brilha dari Portugal dan Jeon Yong Mun dari Korea Selatan, dijadwalkan mendarat di Bandara Silangit dan mengunjungi beberapa lokasi strategis di kawasan Danau Toba, seperti: Taman Eden, Geosite di Samosir, Sipiso-piso, Merek, dan Tongging, Kembali ke Medan untuk evaluasi.

Pada akhir acara, Gubernur Sumut bersama tujuh kepala daerah menandatangani pernyataan komitmen mendukung proses revalidasi dan keberlanjutan pengelolaan Toba Caldera sebagai geopark dunia.(*)

Berita Terkait

Rico Waas Ingatkan PUD Pasar: Jangan Hanya Kejar Bisnis,Pembenahan Pasar dan Pedagang Harus Jadi Prioritas
Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan
Bobby Nasution Minta Anggaran Kampung Kreatif Gunungsitoli Perhatikan Rumah Warga Miskin
Rico Waas Minta Maaf atas Gangguan Lalu Lintas akibat Pembangunan Infrastruktur di Medan
Targetkan 50.000 Lapangan Kerja, Rico Waas Dorong Integrasi Data Pencari Kerja
Pemprov Sumut Siapkan Rp 13,2 Miliar untuk Renovasi 440 Rumah Tidak Layak Huni
BRIN Ungkap Potensi Limbah Sawit Hasilkan Listrik 3,9 Gigawatt, Prabowo Dorong Percepatan Riset
Beras Sumut Surplus 27.633 Ton, Pemprov Genjot Kawasan Pertanian Unggulan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru