ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pematangsiantar memastikan pekerjaan perobohan Gedung IV Pasar Horas berjalan lancar dan sesuai target. Hingga Rabu (15/10/2025) sore, progres pembongkaran telah mencapai sekitar 55 persen.
Kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan Dinas PUTR Kota Pematangsiantar, Henry Jhon Musa Silalahi, S.T., M.Eng., menyampaikan bahwa proses perobohan sudah berlangsung selama tujuh hari dan terus menunjukkan kemajuan signifikan.
“Sudah sekitar 55 persen dari seluruh luasan gedung yang akan dirobohkan,” ujar Musa, sapaan akrab Henry Jhon Musa Silalahi, Rabu malam.
Ia menjelaskan, tim lapangan bersama penyedia jasa CV Sihujur Jaya terus melakukan pemotongan besi beton dan mobilisasi material bongkaran dari lokasi. Dua unit alat berat, lanjutnya, berfungsi optimal untuk mempercepat pekerjaan.
“Satu unit alat berat kini dipasangi bucket agar lebih efisien mengangkat material ke truk pengangkut,” tambah Musa.
Sebagai tindak lanjut, Dinas PUTR akan melaksanakan tahap pembongkaran fondasi setelah seluruh material bongkaran diangkut. Musa menegaskan pihaknya menargetkan pekerjaan selesai tepat waktu sesuai jadwal yang telah disusun.
“Kami berharap seluruh tahapan berjalan lancar, aman, dan tuntas sesuai target. Setelah perobohan dan pembersihan area, lahan akan siap dimanfaatkan kembali,” tegasnya.
Perobohan Gedung IV Pasar Horas dilakukan setelah kebakaran hebat yang melanda pada September tahun lalu. Kebakaran tersebut membuat aktivitas pedagang terhenti dan memaksa mereka direlokasi sementara ke Jalan Merdeka Bawah.
Setelah seluruh proses perobohan dan pembersihan area selesai, pemerintah berencana menata ulang kawasan tersebut agar lebih tertib dan aman. Para pedagang yang kini berjualan di lokasi relokasi akan kembali menempati area eks Gedung IV Pasar Horas.
Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan denyut ekonomi masyarakat di pusat perdagangan tradisional terbesar di Pematangsiantar tersebut.
“Pemulihan kawasan Pasar Horas menjadi prioritas kami. Kami ingin para pedagang bisa kembali beraktivitas dengan nyaman dan aman,” tutup Musa. (RAP)



































