ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kebakaran melanda kawasan hutan Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, pada Rabu sore, 9 Juli 2025 pukul 18.30 WIB. Personel Polsek Parapat bergerak cepat menanggapi laporan warga dan langsung menuju lokasi kebakaran yang berada sekitar 300 meter dari Rumah Makan Purworejo, arah perbukitan Jalan Umum Pematangsiantar–Parapat.
Kompol M. Manik, S.H., M.H., Kabag Ops Polres Simalungun, menjelaskan bahwa titik api tidak terdeteksi oleh sistem Hot Spot Lancang Kuning. Namun, laporan dari AIPTU Eskiel Ketaren yang mengunggah temuan awal ke aplikasi Lancang Kuning menjadi sinyal penting untuk tindakan langsung.
“Meski tidak terpantau satelit, kami tetap cek lokasi karena laporan warga sangat kredibel,” ujar Kompol Manik saat dikonfirmasi pukul 21.30 WIB.
AKP Manguni WD Sinulingga, S.H., M.H., Kapolsek Parapat, memimpin langsung upaya pemadaman bersama tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, pemadam kebakaran, kepala desa, dan warga. IPTU Budianto Silalahi, Kanit Binmas Polsek Parapat, mengoordinasi tim di lapangan dengan peralatan terbatas.
“Kami harus berjalan kaki membawa alat pemadam karena medan sangat terjal,” jelas AIPTU Eskiel.
Bripka Kristop Sinaga, Bhabinkamtibmas di wilayah tersebut, menjelaskan bahwa saat tim tiba, api sudah menjalar cukup luas. Kurangnya sumber air dan medan sulit menjadi tantangan berat. Petugas Damkar Gomgom Sinaga juga mengungkapkan bahwa kendaraan damkar tak dapat menjangkau lokasi, sehingga seluruh tim menggunakan alat manual.
“Kami padamkan api secara manual selama berjam-jam. Sebagian api berhasil kami jinakkan,” ujar IPTU Budianto.
Setelah upaya intensif, sebagian besar api berhasil dipadamkan. Namun, tim masih menemukan bara aktif di beberapa titik yang tidak dapat dijangkau langsung. Pemantauan tetap dilakukan untuk mencegah kebakaran susulan.
“Kami pastikan bara api tak menyebar lagi. Pantauan terus kami lakukan,” tegas Kompol Manik.
Musim kemarau yang panjang di kawasan Danau Toba meningkatkan risiko kebakaran hutan. Polsek Parapat akan segera mengimbau warga agar tidak membakar lahan atau hutan selama musim kering ini.
“Kami akan gencar menyosialisasikan bahaya kebakaran hutan dan pentingnya menjaga lingkungan,” ucap Kompol Manik.
Aksi personel Polsek Parapat ini mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga lingkungan hidup, bukan hanya kamtibmas. Meski terbatas alat dan akses, mereka tetap bertugas demi kelestarian hutan Danau Toba.
“Menjaga hutan adalah tanggung jawab bersama. Kami selalu siap membantu masyarakat kapan pun,” tutup Kompol Manik. (*)
































